Daftar Konglomerat '9 Naga' Penguasa Bisnis Indonesia, Siapa Saja?

Budi Hartono. Foto : Forbes.

Daftar Konglomerat '9 Naga' Penguasa Bisnis Indonesia, Siapa Saja?

Eko Nordiansyah • 14 January 2026 18:25

Jakarta: Pergerakan ekonomi Indonesia yang terus berkembang setiap tahunnya tentu terdapat sekelompok orang yang dapat dikatakan sebagai dalang dalam perkembangannya tersebut. Masyarakat akrab mendengar sosok tersebut sebagai 9 naga yang dapat diartikan orang yang memiliki kekuatan di balik pergerakan ekonomi nasional.

Mereka memiliki kendali penuh dalam setiap sektor serta saham strategis nasional baik itu dalam sektor keuangan, properti, transportasi, hingga industri lainnya yang digunakan masyarakat.

Daftar 9 Naga di Indonesia

Melansir Mirae Asset Sekuritas, berikut daftar konglomerat ‘9 naga’ asal Indonesia yang memiliki jaringan kuat dalam sektor perekonomian Indonesia.

1. Robert Budi Hartono – Sang maestro perbankan dan konsumsi

Menempati posisi puncak daftar orang terkaya, Robert Budi Hartono memimpin Grup Djarum. Kekuatan finansialnya tidak hanya bersumber dari industri rokok, tetapi didominasi oleh kepemilikan saham mayoritas (lebih dari 54%) di Bank Central Asia (BCA) melalui PT Dwimuria Investama Andalan. Gurita bisnisnya meluas hingga sektor elektronik (Polytron), e-commerce (Blibli), serta investasi olahraga melalui klub sepak bola Italia, Como 1907.

2. Anthony Salim – Ekspansi pangan dan energi global

Pemimpin Salim Group ini mengelola imperium bisnis yang menyentuh kebutuhan pokok masyarakat dunia lewat merek ikonik seperti Indomie (Indofood) dan Bogasari. Belakangan, Anthony Salim memperkuat posisinya dengan merambah sektor energi melalui Amman Mineral (AMMN) dan pengembangan properti skala besar lewat Pantai Indah Kapuk Dua (PANI).

3. Dato' Sri Tahir – Konglomerat filantropis di bidang jasa

Pendiri Mayapada Group ini memfokuskan lini bisnisnya pada sektor pelayanan publik. Portofolionya mencakup Bank Mayapada, jaringan Rumah Sakit Mayapada, hingga asuransi. Selain dikenal karena ketajaman bisnisnya, ia juga menonjol sebagai tokoh filantropi yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial berskala internasional.
 



(Ilustrasi. Foto: Freepik)

4. James Riady – Pengelola ekosistem gaya hidup Lippo

Meneruskan tongkat estafet Lippo Group, James Riady membangun ekosistem bisnis yang sangat terintegrasi. Jangkauannya meliputi properti (Lippo Karawaci), layanan kesehatan (Siloam Hospitals), ritel (Hypermart), hingga pendidikan (Universitas Pelita Harapan). Strategi diversifikasinya menjadikan Lippo salah satu grup dengan portofolio paling beragam di Asia Tenggara.

5. Edwin Soeryadjaya – Ahli investasi strategis

Putra pendiri Astra ini sukses membangun jalannya sendiri melalui PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Edwin dikenal sebagai investor bertangan dingin yang mengelola portofolio di berbagai industri berkembang, mulai dari otomotif hingga energi. Selain Saratoga, ia juga menggerakkan Ortus Group sebagai kendaraan investasinya.

6. Rusdi Kirana – Pionir transportasi udara murah

Sebagai tokoh utama di balik Lion Air Group, Rusdi Kirana berhasil mendominasi langit Indonesia melalui maskapai Lion Air, Batik Air, dan Wings Air. Ekspansinya merambah ke pasar regional melalui Thai Lion Air dan Malindo Air. Saat ini, grup maskapai ini tengah mempersiapkan langkah strategis melalui rencana penawaran umum perdana (IPO).

7. Tomy Winata – Pengembang kawasan terpadu

Melalui Artha Graha Group, Tomy Winata membangun kekuatan bisnis di sektor perbankan dan properti ikonik seperti kawasan SCBD serta Hotel Borobudur. Bisnisnya mencakup ekosistem yang luas, mulai dari telekomunikasi, pertambangan, hingga industri hiburan yang terintegrasi secara menyeluruh.

8. Sofjan Wanandi – Diplomat bisnis dan diversifikasi industri

Melalui Santini Group, Sofjan Wanandi mengelola portofolio yang sangat bervariasi, termasuk industri otomotif, farmasi, properti, hingga tambang bauksit. Dikenal memiliki jaringan politik dan bisnis yang kuat, ia merupakan tokoh senior yang berperan besar dalam peta ekonomi nasional, bahkan pernah merambah kepemilikan di klub sepak bola Inggris, Tranmere Rovers.

9. Jacob Soetoyo – Kekuatan tersembunyi di manufaktur dan media

Meskipun tidak terlalu menonjol di media, Jacob Soetoyo memiliki pengaruh besar lewat kepemilikan 77% saham di PT Alakasa Industrindo Tbk (industri aluminium). Ia juga memiliki peran strategis di sektor media melalui Surya Citra Media dan pengembangan properti elit di Jakarta, serta aktif sebagai dewan pengawas di lembaga pemikir CSIS.

Memahami siapa saja di balik 9 Naga adalah kunci untuk membaca arah ekonomi Indonesia. Mereka bukan sekadar menanam modal, melainkan pengendali utama yang pengaruhnya membentuk wajah industri nasional, dan menjadikan mereka sosok sentral dalam setiap perubahan ekonomi. (Shandayu Ardyan Nitona Putrahia Zebua)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)