Profil Kim Ju Ae, Putri Tunggal dan Penerus Kim Jong Un

Kim Ju Ae (kiri) dengan Ayahnya, Kim Jong Un. Foto: KCNA

Profil Kim Ju Ae, Putri Tunggal dan Penerus Kim Jong Un

Riza Aslam Khaeron • 13 February 2026 16:02

Jakarta: Kim Ju Ae, putri tunggal pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, dilaporkan telah ditunjuk sebagai penerus kekuasaan oleh ayahnya. Informasi ini disampaikan oleh Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) kepada parlemen, setelah serangkaian kemunculan publik Ju Ae yang semakin sering.

Pada hari Kamis, 12 Februari 2026, anggota parlemen Korsel, Lee Seong-kwen menyampaikan kepada media bahwa Ju Ae, yang sebelumnya digambarkan oleh NIS sebagai sosok yang sedang "dilatih" menjadi penerus, kini telah memasuki tahap "penunjukan suksesor".

"Karena Kim Ju Ae telah menunjukkan kehadirannya dalam berbagai acara, termasuk peringatan hari jadi Tentara Rakyat Korea dan kunjungannya ke Istana Kumsusan Matahari, serta terdapat tanda-tanda bahwa ia mulai menyuarakan pendapat terkait sejumlah kebijakan negara, NIS meyakini bahwa ia kini telah memasuki tahap penunjukan sebagai penerus," ujar Lee, mengutip BBC.

Kim Ju Ae merupakan sosok yang penuh misteri, ia diyakini lahir sekitar tahun 2012 atau 2013 dan merupakan anak dari Kim Jong Un dan Ri Sol-ju. Pemerintah Korea Utara nyaris tidak pernah mengungkapkan informasi resmi tentang dirinya, termasuk tanggal lahir maupun nama lengkap. 

Berikut merupakan profil terkait putri yang dikabarkan akan meneruskan dinasti Kim.
 

Latar Belakang Kim Ju Ae


Kim Jong Un dengan istrinya, Ri Sol-ju. (KCNA)

Nama “Ju Ae” pertama kali dikenal publik bukan melalui pernyataan resmi, melainkan dari Dennis Rodman, mantan pebasket Amerika Serikat, yang mengaku pernah menggendong “bayi Ju Ae” saat kunjungan ke Pyongyang pada 2013.

Namun, klaim ini diragukan oleh Choe Su-yong, mantan pejabat Badan Intelijen Korea Selatan, yang pada 2023 menyebut bahwa nama aslinya adalah “Eun-ju”.

“Ju Ae adalah kesalahan penafsiran. Namanya Eun-ju, bukan Ju Ae,” ucap Choe. 

Ia menjelaskan bahwa Kim Jong Un saat itu memperkenalkan putrinya kepada Rodman dengan menyebut “jeo-ae” dalam bahasa Korea—yang berarti “anak perempuan itu”—dan Rodman salah mengartikannya sebagai nama.
 
Baca Juga:
Korea Selatan Sebut Putri Kim Jong-un Mulai Dilibatkan dalam Kebijakan Korut

Namun hingga kini, baik pemerintah Korea Utara maupun NIS belum pernah secara resmi mengonfirmasi nama sang putri. Beberapa pembelot menyebut nama alternatif lain seperti Un Ju atau Ju Ye, dan bahkan dilaporkan ada perintah untuk mengubah nama warga Korea Utara yang kebetulan sama.

Ri Sol-ju, terduga ibu dari Ju Ae, dilaporkan sempat menghilang dari ruang publik pada tahun 2012, yang kemudian diasosiasikan sebagai masa kehamilannya dengan Ju Ae. 

Namun tanggal lahir pasti sang anak tak pernah diumumkan. Laporan berbeda dari legislator Korsel pada tahun 2017 menyebut Kim Ju Ae memiliki kakak laki-laki yang lahir pada 2010 dan adik bungsu yang lahir sekitar 2017, meski keberadaan dan identitas mereka pun belum pernah diakui secara publik. 

Bahkan seorang kenalan lama Kim Jong Un dari masa sekolah di Swiss, João Micaelo, menyatakan dalam wawancara dengan Radio Free Asia tahu 2023 bahwa pemimpin Korea Utara tersebut tidak pernah menyebut memiliki anak laki-laki—hanya menyebut seorang anak perempuan yang kini kerap muncul bersamanya.
 

Kemunculannya di Publik


Debut kemunculan Kim Ju Ae di pubik tahun 2022. (KCNA)

Kim Ju Ae pertama kali tampil di hadapan publik pada 18 November 2022 saat mendampingi ayahnya menyaksikan peluncuran rudal balistik antarbenua Hwasong-17. Media pemerintah Korea Utara merilis foto dirinya yang berjalan berdampingan dengan Kim Jong Un, meninjau rudal sebelum peluncuran.

Momen ini menandai debut resmi Ju Ae di ruang publik dan sekaligus memicu spekulasi tentang perannya sebagai anggota penting keluarga penguasa.

Setelah penampilan perdananya tersebut, ia terus tampil dalam sejumlah acara kenegaraan strategis. Dalam kurun November 2022 hingga awal 2023, Kim Ju Ae setidaknya muncul empat kali di media resmi.

Salah satunya adalah saat perayaan Hari Bintang Bersinar (peringatan kelahiran Kim Jong Il) pada 16 Februari 2023, di mana ia turut serta dalam prosesi kenegaraan bersama sang ayah.

Pada 14 Februari 2023, perusahaan pos Korea Utara merilis serangkaian prangko resmi yang menampilkan Kim Ju Ae berdampingan dengan Kim Jong Un saat peluncuran Hwasong-17. Ini menjadi salah satu bentuk pengakuan visual paling simbolik dari negara terhadap eksistensi dan statusnya dalam dinasti Kim.

Penampilan-penampilannya terus berlanjut hingga 2024 dan 2025, termasuk dalam parade militer, peluncuran kapal perang Choe Hyon, hingga acara kenegaraan di kedutaan Rusia.


Kim Jong Un mengunjungi Beijing dengan putrinya, September 2025. (KCNA-Yonhap)

Salah satu momen yang paling menonjol terjadi pada 2 September 2025, ketika ia menemani ayahnya dalam parade militer besar di Beijing untuk memperingati 80 tahun kemenangan Tiongkok atas Jepang.

Ini adalah kemunculan publik pertamanya di luar negeri—suatu hal yang sangat langka bagi anggota keluarga Kim, apalagi bagi seorang anak perempuan berusia belasan tahun."


Kim Ju Ae di Istana Matahari Kumusan sebelum tahun baru 2026. (KCNA-Yonhap)

Baru-baru ini Kim Ju Ae menghadiri kunjungan ke Istana Matahari Kumsusan (Kumsusan Palace of the Sun) sebelum perayaan tahun baru 2026, tempat disemayamkannya para pemimpin tertinggi Korea Utara.

Ia terlihat berjalan berdampingan dengan Kim Jong Un di barisan paling depan. Kehadiran di lokasi ini, yang dianggap sebagai simbol kemurnian garis darah keluarga Kim, dinilai sebagai salah satu sinyal terkuat bahwa ia diposisikan sebagai penerus resmi dinasti.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)