Mensos Gus Ipul menyerahkan santunan kepada keluarga prajurit Korps Marinir korban bencana tanah longsor di Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat di Mako Marinir Cilandak, Jaksel, Selasa, 10/2/2026. Foto: Metro TV/Enrich Samuel
Pemerintah Salurkan Santunan bagi Keluarga Prajurit Gugur Korban Longsor Cisarua
Enrich Samuel • 10 February 2026 13:59
Jakarta: Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyambangi Markas Komando Marinir (Mako Marinir) Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Mensos menyerahkan santunan kepada keluarga prajurit Korps Marinir yang menjadi korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial menyalurkan bantuan dan santunan dengan total nilai Rp345 juta kepada 23 keluarga prajurit korban. Setiap keluarga menerima santunan sebesar Rp15 juta.
“Ya, sekitar Rp300 juta lebih. Kalau Rp15 juta dikalikan 23. Secara keseluruhan nanti kita titipkan kepada Dankormar untuk disalurkan langsung,” kata Gus Ipul.
Santunan tersebut merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian negara kepada keluarga prajurit yang gugur saat menjalankan tugas. Gus Ipul menegaskan, bantuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah hadir memberikan penguatan bagi keluarga korban bencana.
“Dalam rangka bantuan kebencanaan, sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, pemerintah memberikan tali asih kepada keluarga korban, baik bencana sosial maupun bencana alam,” ujar Gus Ipul.
“Ini bagian dari skema nasional. Pemerintah memang memberikan santunan sebagai bentuk tali asih untuk saling menguatkan keluarga yang terdampak bencana,” jelasnya.

Mensos Gus Ipul menyerahkan santunan kepada keluarga prajurit Korps Marinir korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat di Mako Marinir Cilandak, Jaksel, Selasa, 10/2/2026. Foto: Metro TV/Enrich Samuel
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul secara langsung bertemu dengan tujuh keluarga korban yang hadir di Mako Marinir Cilandak. Sementara penyaluran santunan kepada keluarga korban lainnya akan dikoordinasikan melalui Korps Marinir.
“Total ada 23 prajurit. Hari ini yang hadir tujuh keluarga. Sebagian lainnya sudah kembali ke daerah masing-masing, ada yang dimakamkan di Lamongan, Deli Serdang, Gorontalo, dan daerah lainnya,” ungkapnya.
Pemberian santunan ini menegaskan komitmen negara untuk tidak abai terhadap pengorbanan para prajurit serta memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap mendapatkan perhatian, perlindungan, dan dukungan dari pemerintah.