Petugas BPBD Bondowoso, Jawa Timur, mendistribusikan air bersih terdampak kekeringan, Senin, 18 Mei 2026. ANTARA/HO-BPBD Bondowoso
7.136 Warga Bondowoso Terdampak Kekeringan
Silvana Febiari • 18 May 2026 16:22
Bondowoso: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur mencatat sebanyak 7.136 jiwa atau 1.784 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun 2026. Mereka tersebar di 20 dusun dan 13 desa di sembilan kecamatan.
"Pemerintah daerah melalui BPBD sudah mulai mendistribusikan air bersih ke desa-desa terdampak kekurangan pada musim kemarau sejak pekan lalu," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso Kristianto Putro Prasojo, dilansir dari Antara, Senin, 18 Mei 2026.
Menurut Kristianto, pengiriman air bersih ke 20 dusun terdampak kekeringan dilakukan menggunakan dua armada truk tangki berkapasitas masing-masing 5.000 liter. Setiap hari, distribusi dilakukan secara bergiliran untuk mengisi tandon air maupun jeriken masyarakat terdampak.
Baca Juga :
196 KK Terdampak Banjir di Bondowoso
"Dua armada truk tangki kami maksimalkan untuk pengiriman air bersih secara bergantian ke dusun-dusun terdampak," katanya.
Adapun 20 dusun terdampak kekeringan, lanjutnya, yakni Dusun Jatian, Desa Sumberanyar, Dusun Karang Kotong, Desa Sumbersari (Kecamatan Maesan), Dusun Paterongan, Desa Walidono (Kecamatan Prajekan), Dusun Geddingan, Desa Blimbing, Dusun Durin dan Geddingan, Desa Karanganyar (Kecamatan Klabang).
.jpg)
Ilustrasi kekeringan. (MGN/Nur Soli)
Dusun Pelinggian, Desa Wringin (Kecamatan Wringin), Dusun Sumber Biru, Desa Klabang, Dusun Krajan dan Jurang Gundah, Desa Purnama (Kecamatan Tegal Ampel), Dusun Banteng Lor, Sumber Waru, Banteng Duk Beto, Desa Klekean, Dusun Seccang, Belengguen, Cemper Timur, Desa Lumutan (Kecamatan Botolinggo).
Lalu, Dusun Nyabungan, Desa Kemuningan (Kecamatan Taman Krocok), Dusun Bunglombung Barat dan Bunglombung Tengah, Desa Jetis (Kecamatan Curahdami), Dusun Magarsari, Desa Gunosari (Kecamatan Tlogosari).