Wilayah NTT Diprediksi Diguyur Hujan hingga Lusa

Sejumlah penumpang pesawat menggunakan payung berjalan menuju pesawat saat hujan dan angin melanda kawasan Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/hp/aa.

Wilayah NTT Diprediksi Diguyur Hujan hingga Lusa

Whisnu Mardiansyah • 18 May 2026 11:41

Kupang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat di mayoritas wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin, 18 Mei hingga Rabu, 20 Mei

"Adanya sirkulasi siklonik di Laut Flores yang menyebabkan daerah belokan, perlambatan dan pertemuan angin di wilayah NTT sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif dan berpeluang menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di wilayah NTT," kata Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Listy Kurnianingrum, di Kupang, seperti dilansir Antara, Senin, 18 Mei 2026.

Listy juga menjelaskan terdapat dinamika atmosfer skala regional, yaitu aktifnya Gelombang Ekuatorial Rosbby dan Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berdampak terhadap kondisi cuaca berupa hujan di wilayah NTT.

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan berintensitas sedang hingga lebat pada Senin (18 Mei) meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, Kota Kupang, Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Pulau Sumba. Sementara wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat adalah Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Ende, Ngada, dan Manggarai Barat.
 


Pada Selasa (19 Mei), wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Lembata, Alor, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Pulau Sumba. Sementara wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang patut siaga adalah Manggarai Barat, Sikka, dan Flores Timur.

Pada Rabu (20 Mei), wilayah dengan potensi curah hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Malaka. Adapun Kabupaten Sabu Raijua berpotensi mengalami angin kencang pada periode 18 hingga 20 Mei 2026.


Ilustrasi Medcom.id

Selain itu, kelembapan udara pada lapisan 850 hingga 500 milibar (mb) terpantau cukup tinggi, berkisar antara 70 hingga 90 persen. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan hujan secara vertikal di beberapa wilayah NTT.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah tersebut untuk mewaspadai dampak hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir, kilat, dan angin kencang. Kondisi ini berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)