Kremlin menyebut Vladimir Putin dan Donald Trump kemungkinan bertemu di sela-sela KTT APEC di Tiongkok. (Anadolu Agency)
Putin-Trump Berpeluang Bertemu di KTT APEC Tiongkok pada November 2026
Willy Haryono • 23 August 2026 19:06
Moskow: Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kemungkinan bertemu di sela-sela KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Tiongkok pada November mendatang jika keduanya menghadiri forum tersebut.
Penasihat kebijakan luar negeri Kremlin Yury Ushakov mengatakan pertemuan antara kedua pemimpin hampir tidak terhindarkan jika mereka hadir dalam acara yang sama.
"Jika para pemimpin berada di acara yang sama, menurut saya mereka pasti akan bertemu dan berbicara," kata Ushakov dalam wawancara dengan stasiun televisi Rusia VGTRK, Minggu, 23 Agustus 2026.
Namun, Ushakov menegaskan belum ada sinyal maupun indikasi bahwa pertemuan Putin dan Trump telah direncanakan.
Menurutnya, KTT APEC masih sekitar tiga bulan lagi sehingga masih banyak agenda internasional yang akan berlangsung sebelum pertemuan tersebut.
"Kita harus menunggu sampai saat itu. Sebelum itu, masih banyak acara internasional besar lainnya," ujarnya.
Jika terealisasi, pertemuan tersebut akan menjadi salah satu kesempatan penting bagi Putin dan Trump untuk membahas hubungan Rusia-AS serta berbagai isu internasional, termasuk perang Rusia-Ukraina.
Lavrov Kritik NATO dan Uni Eropa
Di tengah pembahasan mengenai kemungkinan pertemuan Putin-Trump, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga mengkritik negara-negara NATO dan Uni Eropa terkait dukungan mereka kepada Ukraina.Dalam wawancara terpisah dengan VGTRK, Lavrov mengatakan negara-negara NATO dan Uni Eropa tidak akan dapat menjauhkan diri secara terbuka dari dukungan militer kepada Ukraina maupun kebijakan yang disebutnya sebagai kebijakan anti-Rusia.
Lavrov mengatakan Rusia akan mempertimbangkan tindakan para elite politik yang disebutnya "terang-terangan Russophobic" di Inggris, Brussel, Paris, Berlin, serta negara-negara NATO dan Uni Eropa lainnya.
"Mereka tahu apa yang mereka lakukan dan berusaha menjauhkan diri dari hal tersebut di depan publik. Itu tidak akan berhasil," kata Lavrov.
Baca juga: Trump Klaim Putin dan Zelensky Sama-sama Ingin Akhiri Perang Ukraina