Shopee dan Kemendag meluncurkan Program Akselerasi Produk Lokal. Foto: dok Shopee.
Shopee Gandeng Kemendag Perkuat Daya Saing Produk Lokal
Husen Miftahudin • 19 August 2026 19:46
Jakarta: Shopee Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperkuat daya saing produk dalam negeri melalui Program Akselerasi Usaha Lokal.
Program ini menghadirkan sejumlah dukungan bagi penjual dalam negeri untuk meningkatkan penjualan, keterampilan digital, akses pasar ekspor, efisiensi operasional, serta perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI).
Program tersebut diluncurkan bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Shopee menghadirkan enam dukungan bagi penjual dalam negeri, yakni Voucher Akselerasi Usaha Lokal, Kampus UMKM Shopee Kelas Online, Program Ekspor Shopee FLEXI, Pengelolaan Program Saya, layanan Dikelola Shopee, dan Brand IP Portal.
Program Akselerasi Usaha Lokal merupakan kelanjutan dari berbagai dukungan Shopee bagi pelaku usaha lokal. Selain kanal Shopee Pilih Lokal yang telah tersedia sejak 2018, Shopee menyebut telah menyalurkan dukungan senilai lebih dari Rp100 miliar bagi usaha lokal sepanjang semester I 2026.
"Shopee merespons dengan cepat dengan meluncurkan Program Akselerasi Produk Lokal, yang di dalamnya ada berbagai fasilitas dan program dukungan untuk mendorong daya saing usaha lokal agar produk-produk lokal diutamakan sehingga semakin menjadi pilihan utama konsumen," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam peluncuran Program Akselerasi Usaha Lokal di Caping Gunung, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 19 Agustus 2026.
"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih Shopee atas komitmen berkelanjutan dalam mengembangkan produk lokal agar semakin dikenal di dalam negeri hingga bisa menembus pasar ekspor," kata Budi menambahkan.
Program tersebut mengusung tiga fokus utama atau 3A, yakni Akselerasi Usaha, Akselerasi Operasional, dan Akselerasi Perlindungan. Ketiga aspek tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha lokal dalam mengembangkan bisnis, mulai dari peningkatan penjualan dan keterampilan digital hingga perluasan pasar, efisiensi operasional, serta perlindungan merek.
Dukungan bagi penjual lokal
Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang mengatakan Shopee berkomitmen mendampingi pelaku usaha lokal dalam berbagai tahap pengembangan bisnis.
"Melalui Program Akselerasi Usaha Lokal, kami ingin menghadirkan dukungan yang semakin relevan dengan kebutuhan penjual di setiap tahap perkembangan bisnisnya, mulai dari meningkatkan penjualan dan keterampilan digital, membuka akses ke pasar global, meningkatkan efisiensi operasional, hingga melindungi HAKI dan merek dagang," jelas Balques.
Menurut dia, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha lokal meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar domestik dan global. Program Akselerasi Usaha Lokal mencakup enam dukungan utama sebagai berikut:
1. Voucher akselerasi usaha lokal
Shopee menyediakan voucher toko senilai Rp500 ribu per bulan per toko bagi toko yang menjual 100 persen produk lokal. Voucher tersebut diberikan setiap tanggal 17 sejak Mei 2026. Shopee mencatat lebih dari 130 ribu voucher diberikan setiap bulan. Voucher tersebut diklaim habis digunakan pembeli untuk berbelanja produk lokal dalam waktu sekitar tujuh jam sejak diberikan.2. Kampus UMKM Shopee kelas online
Program ini menyediakan pelatihan daring secara gratis dengan kelas reguler setiap Senin hingga Jumat. Materi pelatihan mencakup promosi, afiliasi, Shopee Live, hingga iklan. Sejak 2021, Kampus UMKM Shopee disebut telah memberikan pelatihan kepada jutaan UMKM di 514 kabupaten/kota, melalui 350 ribu jam pelatihan dan 400 modul.3. Program Ekspor Shopee FLEXI
Program Ekspor Shopee FLEXI memberikan akses bagi penjual lokal untuk memperluas pasar ke luar negeri. Penjual dapat mengelola toko luar negeri dari Indonesia, termasuk pengaturan harga, promosi, iklan, dan kampanye. Shopee memberikan fasilitas bebas biaya layanan dan biaya administrasi yang lebih rendah selama tiga bulan sejak penjual dalam negeri pertama kali bergabung dengan Program Ekspor Shopee FLEXI.4. Fitur Pengelolaan Program Saya
Fitur ini menyediakan dasbor untuk membantu penjual memantau informasi, manfaat, dan biaya program promosi opsional yang tersedia di Shopee. Melalui fitur tersebut, penjual dapat mengevaluasi program promosi yang diikuti secara berkala dan menyesuaikannya dengan strategi bisnis.5. Layanan dikelola Shopee
Layanan Dikelola Shopee mencakup pengelolaan stok, pesanan, dan pengiriman dari lokasi gudang yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Shopee memberikan insentif bebas biaya layanan selama tiga bulan pertama dan biaya lebih rendah setelah periode tersebut. Layanan ini mencakup penyimpanan dan pengelolaan stok, pemrosesan dan pengemasan pesanan, hingga pengelolaan pengembalian barang.6. Brand IP Portal
Brand IP Portal merupakan portal terintegrasi untuk pendaftaran dan pelaporan HAKI. Fitur tersebut ditujukan untuk membantu melindungi merek lokal dari pelanggaran, termasuk peredaran produk plagiasi dan penyalahgunaan merek di platform Shopee.
(Program Akselerasi Produk Lokal. Foto: dok Shopee)
Kampanye 17.8 Festival Pilih Lokal
Selain memberikan dukungan kepada penjual, Shopee juga mengajak konsumen meningkatkan penggunaan produk dalam negeri melalui kampanye 17.8 Festival Pilih Lokal.
Dalam kampanye tersebut, konsumen dapat menemukan Koleksi Spesial Kemerdekaan RI di laman Shopee Pilih Lokal. Beragam produk lokal ditawarkan dengan promosi, termasuk diskon hingga 81 persen dan harga mulai Rp20 ribu.
"Shopee percaya produk Indonesia memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan menjadi pilihan konsumen. Karena itu, dukungan terhadap pengusaha lokal tidak berhenti pada peningkatan kapasitas bisnis, tetapi juga bagaimana kami dapat membantu memperluas eksposur dan mempertemukan produk mereka dengan semakin banyak pembeli," kata Balques.
"Melalui 17.8 Festival Pilih Lokal, kami mengajak masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam semangat tersebut dengan semakin mengenal, memilih, dan mendukung produk dalam negeri," tambah Balques menjelaskan.