Generasi Muda Diajak Jadi Penjaga Mangrove

Ilustrasi tanaman mangrove. Foto: Medcom.id/Rizkie Fauzian.

Generasi Muda Diajak Jadi Penjaga Mangrove

Ade Hapsari Lestarini • 21 August 2026 22:27

Jakarta: Yayasan Mangrove Indonesia Lestari resmi membuka pendaftaran Duta Mangrove Indonesia 2027. Program ini berfokus pada konservasi mangrove, keberlanjutan, dan pengembangan kapasitas generasi muda Indonesia.

Mengusung tema "Guardians of Mangroves from Empowering Indonesia’s Golden Generation", program tersebut mengajak anak muda dari berbagai daerah untuk mengambil peran dalam menjaga ekosistem mangrove.

Duta Mangrove Indonesia tidak hanya menjadi ajang pemilihan figur representatif, tetapi juga ruang pembelajaran, pengembangan kompetensi, dan aksi bagi generasi muda. Peserta akan mendapatkan kesempatan mengembangkan kemampuan public speaking, negotiation, research, analytical thinking, dan language mastery. Program ini juga mendorong peserta memahami isu konservasi mangrove dan mengomunikasikannya kepada masyarakat.

Duta Mangrove Indonesia 2027 dirancang melalui rangkaian program yang mencakup orientation, seleksi dan wawancara, quarantine & capacity building, hingga Grand Final Award. Salah satu tahapan utama adalah karantina finalis yang berlangsung pada 23–26 Oktober 2027.

Selama karantina, para finalis akan mengikuti pembekalan, pengembangan kapasitas, project presentation, rehearsal, media engagement, serta kegiatan yang berkaitan dengan konservasi mangrove dan keberlanjutan. Rangkaian tersebut dirancang untuk mengembangkan kemampuan peserta dalam berkomunikasi, bekerja sama, menyampaikan gagasan, serta membawa pesan konservasi kepada publik.

Puncak rangkaian Duta Mangrove Indonesia 2027 akan berlangsung dalam Malam Final pada 26 Oktober 2027 di Acacia Hotel Jakarta. Para finalis akan menampilkan kemampuan, karakter, pengetahuan, dan gagasan mengenai konservasi mangrove dan keberlanjutan sebelum menjalani penilaian akhir untuk menentukan Duta Mangrove Indonesia 2027.

Malam final juga menjadi ruang pertemuan antara generasi muda, pemangku kepentingan lingkungan, mitra, media, komunitas, dan pihak yang memiliki perhatian terhadap isu keberlanjutan. Dengan konsep yang menggabungkan edukasi, kompetisi, dan advocacy, Grand Final diharapkan memperkuat pesan konservasi mangrove membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda.


 

Generasi muda ambil peran dalam isu lingkungan


Founder Yayasan Mangrove Indonesia Lestari, Paundra Hanutama, mengatakan Duta Mangrove Indonesia dibangun untuk memberikan ruang kepada generasi muda agar dapat mengambil peran dalam isu lingkungan.

"Kami percaya generasi muda bukan hanya penerima masa depan, tetapi mereka adalah bagian dari orang-orang yang menentukan masa depan itu sendiri. Melalui Duta Mangrove Indonesia, kami ingin memberikan ruang bagi anak muda untuk belajar, membangun keberanian, mengembangkan kemampuan, dan kemudian menerjemahkan pengetahuan tersebut menjadi aksi nyata untuk mangrove dan lingkungan," ujar Paundra.

Menurut Paundra, seorang Duta Mangrove tidak hanya membawa gelar, tetapi juga tanggung jawab untuk mengedukasi dan menginspirasi masyarakat. Karena itu, proses karantina dan capacity building menjadi bagian penting untuk mempersiapkan finalis sebelum menjalankan peran sebagai representasi gerakan konservasi mangrove.

Penyelenggaraan Duta Mangrove Indonesia juga menjadi bagian dari upaya Yayasan Mangrove Indonesia Lestari memperluas keterlibatan generasi muda dalam konservasi mangrove di Indonesia.

Pada pelaksanaan sebelumnya, Duta Mangrove Indonesia menarik perhatian anak muda dari berbagai wilayah dan perguruan tinggi. Duta Mangrove Indonesia 2026 tercatat memiliki lebih dari 200 pendaftar yang berasal dari 20 daerah dan 120 universitas.

Melalui DMI 2027, Yayasan Mangrove Indonesia Lestari menargetkan terbentuknya jejaring generasi muda yang tidak hanya aktif selama program berlangsung, tetapi juga mampu membawa gerakan konservasi ke daerah masing-masing.

Selain pembekalan dan seleksi, para Duta Mangrove Indonesia berkesempatan terlibat dalam berbagai aktivitas edukasi, kampanye, media engagement, dan kegiatan konservasi. Pengalaman sebelumnya mencakup project presentation, quarantine & capacity building, Grand Final, national media broadcasting, serta seminar di berbagai wilayah Indonesia.

"Sekarang bukan waktunya hanya menunggu perubahan. Jika kamu memiliki kepedulian terhadap lingkungan, memiliki keberanian untuk belajar dan bergerak, maka Duta Mangrove Indonesia 2027 adalah salah satu ruang untuk memulai langkah tersebut," ujar Paundra.

Pendaftaran Duta Mangrove Indonesia 2027 terbuka bagi generasi muda Indonesia yang ingin belajar, berkontribusi, dan terlibat dalam gerakan konservasi mangrove.

(Ade Hapsari Lestarini)