Ketua Parlemen Iran Anggap AS Hambat Stabilitas di Kawasan

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf. Foto: The New York Times

Ketua Parlemen Iran Anggap AS Hambat Stabilitas di Kawasan

Fajar Nugraha • 25 August 2026 15:56

Teheran: Iran mendesak Amerika Serikat (AS) untuk memenuhi seluruh ketentuan dalam nota kesepahaman mengenai upaya penyelesaian konflik serta menegaskan tidak akan menyerah pada tekanan.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf di Teheran yang juga sebagai ketua tim negosiator Iran dalam negosiasi dengan AS tersebut, menyampaikan pernyataan itu dalam pertemuannya dengan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Asim Munir, yang bertindak sebagai mediator antara Iran dan AS, di Teheran.

"Kami sedang berupaya untuk menerapkan ketentuan memorandum dan Amerikalah yang harus mematuhi kewajibannya berdasarkan memorandum tersebut," tulis Ghalibaf di Telegram, seperti dilansir dari Antara, Selasa 25 Agustus 2026.

“Kegagalan AS dalam menerapkan nota kesepahaman itulah yang menghambat stabilitas di kawasan tersebut dan memicu ketidakpercayaan terhadap AS,” kata Ghalibaf.

Ghalibaf menambahkan tekanan tersebut tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap Iran.
 
Iran dan AS telah menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan. Namun, tak lama setelah itu, kedua negara itu kembali saling melancarkan serangan.

Konflik tersebut masih belum terselesaikan, meskipun tidak ada lagi aksi permusuhan yang berlangsung. Namun, AS telah memutuskan untuk meningkatkan tekanan ekonominya terhadap Iran dalam upaya mengakhiri konflik tersebut dengan menciptakan kesulitan keuangan bagi Iran.

(Fajar Nugraha)