Managing Director PT Motul Indonesia Energy, Welmart Purba
Strategi Motul Menguasai Pasar Pelumas Melalui Ekosistem Digital
17 December 2023 17:30
Jakarta: Perilaku konsumen otomotif disebut mulai bergeser dan mulai bergantung pada ekosistem daring. Sejumlah perusahaan mengatur strategi, memanfaatkan masifnya interaksi digital menjadi pasar yang loyal pada produk yang dipasarkan.
Strategi itu terbukti efektif, PT Motul Indonesia Energy (MIE) dengan model bisnis yang mengonversi interaksi digital menjadi loyalitas pasar, meraih skor indeks kepuasan pelanggan sebesar 92,59% pada akhir kuartal IV-2025.
Kemampuan mengelola data sentimen dan keterlibatan konsumen (digital engagement) sebagai mesin pertumbuhan baru, membuat Motul tidak lagi hanya bersandar pada kualitas produk di sirkuit balap. Dalam lanskap bisnis modern, ulasan digital kini berperan besar pada tingkat kepercayaan suatu produk.
Managing Director PT Motul Indonesia Energy, Welmart Purba, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengintegrasikan layanan pelanggan digital sebagai bagian integral dari strategi operasional.
"Kami tidak sekadar menjual pelumas melalui marketplace, tetapi membangun sistem di mana setiap ulasan dan rating menjadi alat validasi kualitas bagi calon konsumen lainnya. Ini adalah bentuk transparansi bisnis yang kami kedepankan," kata Welmart.
Strategi ini fokus pada ketersediaan stok di toko resmi hingga kecepatan respons teknis terhadap kebutuhan spesifik mesin kendaraan konsumen.
Secara manajerial, efisiensi bisnis Motul di Indonesia sepanjang 2025 bertumpu pada empat parameter kunci yang diukur secara berkala, seperti menjadikan ulasan positif sebagai basis data untuk inovasi produk.
Merespons pelanggan secara real-time guna menjaga reputasi merek tetap stabil di level premium, serta membangun komunitas digital yang aktif untuk menurunkan biaya akuisisi pelanggan (CAC) melalui pemasaran dari mulut ke mulut secara organik.
Proyeksi Pasar: Efisiensi dan Loyalitas
Dengan raihan skor 92,59%, Motul berhasil menciptakan pasar yang kuat. Dalam teori bisnis, tingkat kepuasan yang tinggi berbanding lurus dengan Customer Lifetime Value (CLV) yang lebih panjang. Bagi Motul, hal ini berarti stabilitas pendapatan jangka panjang di pasar Indonesia yang sangat kompetitif.
Hal itu yang membuat Motul meraih TOP Customer Satisfaction Award 2025, posisinya dinilai sebagai salah satu brand pelumas paling terpercaya di Indonesia.
Hal itu membuktikan bahwa investasi perusahaan pada infrastruktur digital bukan lagi sekadar biaya pemasaran, melainkan investasi strategis untuk memastikan keberlanjutan bisnis di era industri 4.0. Motul kini memposisikan diri bukan sekadar penyedia pelumas, melainkan solusi otomotif yang berbasis pada kepuasan data konsumen.