Ilustrasi aktivitas trading. Foto: diskartes.com via bisnismuda.id
Simak Penjelasan Spread dalam Trading
Husen Miftahudin • 21 August 2025 20:07
Jakarta: Spread adalah selisih nilai antara harga beli suatu aset dengan harga jualnya. Dalam dunia trading, spread adalah margin atau nilai selisih di antara harga beli (ask) dengan harga jual (bid) mata uang di antara trader dengan broker. Selisih ini ditentukan oleh pasar dan dapat berganti seiring waktu.
Nilai margin ini dibebankan broker kepada traser untuk transaksi yang dilakukan keduanya dan tidak dibebankan secara terpisah. Broker kemudian akan mendapatkan keuntungan dari biaya ini, dikutip dari laman Indodax dan Pluang.
Salah satu strategi yang digunakan oleh investor untuk memperoleh keuntungan adalah spread trading, yaitu membeli saham pada harga beli rendah dan menjualnya dengan harga yang lebih tinggi. Selisih ini kemudian dikalikan dengan berapa saham yang dibeli dan dijual.
| Baca juga: Ini Alasan Mengapa Memahami Suku Bunga BI Jadi Hal Penting Buat Trading |

(Ilustrasi trading. Foto: Freepik)
Contoh perolehan spread
Misalnya, investor A membeli suatu saham dengan harga USD50 dan dijual dengan harga USD60, maka spreadnya adalah USD10. Lalu, investor B membeli 100 saham pada harga beli USD50 dan menjualnya dengan harga USD60, maka ia akan memperoleh keuntungan USD1.000.
Meski begitu, investor harus tetap waspada dalam memanfaatkan spread. Umumnya, semakin tinggi spread sebuah aset maka aset tersebut memiliki risiko yang tinggi pula. Kemungkinan harga saham tersebut tidak stabil dan likuiditasnya rendah.