KA Ciremai Relasi Bandung-Semarang Batal Berangkat Akibat Banjir di Jalur Pekalongan

kondisi banjir di Pekalongan yang merendam jalur kereta. Istimewa

KA Ciremai Relasi Bandung-Semarang Batal Berangkat Akibat Banjir di Jalur Pekalongan

Roni Kurniawan • 17 January 2026 15:32

Bandung: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung membatalkan perjalanan KA Ciremai relasi Bandung–Semarang Tawang pada Sabtu, 17 Januari 2026. Keputusan ini diambil menyusul terganggunya operasional perjalanan kereta api akibat banjir di wilayah Daerah Operasi 4 Semarang.

KA Ciremai nomor perjalanan 172 yang seharusnya berangkat dari Stasiun Bandung pukul 16.55 WIB terpaksa tidak beroperasi. Pembatalan disebabkan gangguan pada prasarana di petak jalan antara Pekalongan dan Sragi. KAI menegaskan langkah ini penting untuk menjamin keselamatan dan keamanan penumpang.

Sebagai gantinya, KAI menyediakan alternatif perjalanan menggunakan KA Harina nomor 96 relasi Bandung-Semarang Tawang-Surabaya Pasarturi. KA Harina dijadwalkan berangkat pada hari yang sama, Sabtu, pukul 21.35 WIB. Sebanyak 145 penumpang telah membeli tiket untuk KA Ciremai yang dibatalkan tersebut.
 


"KAI memahami ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat kondisi ini. Pengalihan perjalanan kami lakukan agar pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan sebagai prioritas utama," ujar Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, Sabtu, 17 Januari 2026.

Bagi penumpang yang tidak memilih opsi pengalihan, KAI memberikan fasilitas pembatalan tiket dengan pengembalian dana penuh (100%) di luar biaya pemesanan. Proses refund dapat dilakukan di loket stasiun atau melalui layanan Contact Center KAI di nomor 121.


Penumpang kereta api saat berada di Stasiun Cirebon. Dokumentasi/Istimewa

Kuswardojo menjelaskan, batas waktu pengajuan pembatalan dan refund adalah tujuh hari (7x24 jam) sejak tanggal dan jam keberangkatan yang tercantum pada tiket.KAI Daop 2 Bandung akan terus memantau perkembangan kondisi prasarana di wilayah terdampak banjir. Informasi terkini akan disampaikan kepada masyarakat melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

"Kami berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," pungkas Kuswardojo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)