Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)
Trump Bersiap Tarik Lebih Banyak Tentara AS dari Jerman, Jumlahnya Lampaui 5.000
Dimas Chairullah • 3 May 2026 14:57
Florida: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan mengurangi secara drastis kehadiran pasukan militer AS di Jerman, melampaui rencana awal Pentagon yang sebelumnya mengumumkan penarikan sekitar 5.000 personel.
“Kita akan mengurangi jumlahnya secara drastis. Dan kita akan mengurangi jauh lebih banyak dari 5.000,” kata Trump kepada wartawan di West Palm Beach, Florida, Sabtu, 2 Mei 2026.
Pernyataan tersebut mempertegas arah kebijakan Trump untuk memangkas komitmen keamanan Washington di Eropa, di tengah meningkatnya ketegangan dengan sejumlah sekutu utama NATO.
Dilansir dari AsiaOne, Minggu, 3 Mei 2026, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius menanggapi langkah tersebut dengan menyatakan bahwa Eropa memang harus bersiap memikul tanggung jawab pertahanan yang lebih besar.
Meski demikian, Berlin menegaskan bahwa keberadaan pasukan AS di Jerman selama ini juga melayani kepentingan strategis Amerika Serikat.
Ketegangan AS dan Eropa
Rencana pengurangan pasukan disebut berkaitan dengan ketidakpuasan Trump terhadap kontribusi sekutu Eropa, baik dalam isu keamanan global maupun hubungan perdagangan.Trump juga menuduh Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan dagang dan berencana menaikkan tarif terhadap produk otomotif dari kawasan tersebut.
Di Washington, langkah ini menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk Demokrat dan sebagian Republik, yang khawatir pengurangan pasukan dapat melemahkan daya gentar Barat terhadap Rusia.
Sejumlah anggota parlemen memperingatkan bahwa keputusan tersebut dapat mengirimkan sinyal strategis yang keliru di tengah berlanjutnya perang Rusia-Ukraina.
Saat ini, sekitar 36.000 personel militer AS masih ditempatkan di Jerman, termasuk di sejumlah fasilitas penting seperti Pangkalan Udara Ramstein serta markas Komando Eropa dan Afrika AS.
Pentagon menyatakan proses awal penarikan 5.000 personel diperkirakan berlangsung dalam enam hingga 12 bulan ke depan, sambil meninjau ulang postur militer AS di kawasan Eropa.
Baca juga: Pentagon Akan Tarik 5.000 Tentara AS dari Jerman dalam Setahun