Kondisi KRL Commuter Line yang kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. Metrotvnews.com/Antonio
Kesaksian Korban Kecelakaan KA Bekasi, Badan Lemas Terhimpit 10 Jam
Aris Setya • 28 April 2026 14:18
Bekasi: Endang Kuswati, seorang perempuan asal Cibitung, Kabupaten Bekasi, menjadi salah satu korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Kecelakaan terjadi pada Senin, 27 April 2026 malam.
Endang yang baru pulang kerja dari kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, itu terimpit badan kereta selama hampir 10 jam. Endang baru bisa dievakuasi pada Selasa, 28 April 2026 pagi, sekitar pukul tujuh.
“Jadi dari jam 9 malam itu baru selesai proses evakuasi sekitar jam 6 sampai jam 7 (pagi), itu karena posisi kakak saya itu agak paling belakang karena menunggu dari yang sebelum-sebelumnya untuk dievakuasi gitu,” ungkap Iqbal, sepupu dari Endang, kepada wartawan di RSUD Kota Bekasi, Selasa, 28 April 2026.
Iqbal bercerita, pada Senin malam sekitar pukul 10.00 WIB, Endang sempat mengabarkan keluarga dan kerabatnya. Bahwa, dia terjebak di dalam KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A.
Setelahnya, Iqbal pun langsung menuju ke Stasiun Bekasi Timur untuk melihat langsung kondisi sepupunya tersebut. Pada Selasa, sekitar pukul dua dini hari, Iqbal sempat mendapatkan foto kondisi di dalam kereta. Terlihat para korban yang terhimpit berada dalam keadaan lemas akibat kekurangan oksigen.

Sepupu Endang, Iqbal. Foto: Metro TV/Aris Setya
“Korban itu masih di dalam dalam kondisi lemas dan udah di dalam proses pemberian oksigen ya, karena di situ dia sudah posisinya udah dari jam 9 malam juga untuk terjepit begitu,” ucapnya.
Saat ini, Endang sudah dibawa ke RSUD Bekasi guna mendapatkan perawatan intensif. Ia sedang menjalani rontgen, untuk melihat apakah ada tulang-tulang yang patah akibat insiden tersebut.
“Korban lagi di-rontgen ya, karena kita masih belum ketahui penyakit yang diderita ya, karena ketika diangkat, badannya yang dialami itu bengkak-bengkak gitu karena udah kurang lebih 10 jam di balik reruntuhan ya,” ujar Iqbal.