Stok Hewan Kurban di Banjarnegara Aman Jelang Iduladha

Petugas Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankankp) Kabupaten Banjarnegara memeriksa kondisi ternak sapi untuk kebutuhan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis, 9 April 2026. ANTARA/HO-

Stok Hewan Kurban di Banjarnegara Aman Jelang Iduladha

Silvana Febiari • 30 April 2026 23:43

Banjarnegara: Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (Distankankp) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menjamin ketersediaan hewan ternak untuk kebutuhan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dalam kondisi aman. Ketersediaan tersebut juga dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kepala Distankankp Kabupaten Banjarnegara Firman Sapta Ady mengatakan stok ternak yang tersedia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, namun juga berpotensi dipasarkan ke luar daerah.

“Menjelang Iduladha, khususnya di Banjarnegara, stok kita mencukupi, baik untuk sapi, kambing maupun domba,” katanya, dilansir dari Antara, Kamis, 30 April 2026. 
 


Ia mengatakan aktivitas perdagangan ternak mulai meningkat seiring adanya permintaan dari luar daerah karena sejumlah pedagang telah menjalin komunikasi untuk pengiriman ternak, terutama ke wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Ternak yang banyak diminati dari Banjarnegara adalah kambing dan domba. 

Meskipun ketersediaan sapi di Banjarnegara mencukupi kebutuhan, masyarakat setempat banyak yang memilih ternak dari luar daerah. Salah satunya dari Jawa Timur, khususnya sapi jenis Madura, karena ukurannya lebih kecil dibandingkan sapi lokal sehingga harganya lebih terjangkau.

“Kalau sapi Banjarnegara yang besar-besar malah dikirim ke luar daerah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan berdasarkan survei yang dilakukan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Maret 2026, total populasi kambing di Banjarnegara mencapai kisaran 207 ribu ekor. Jumlah tersebut mencakup jantan, betina, dan anakan, sedangkan total populasi domba sekitar 63 ribu ekor. 

Dari populasi tersebut, hewan yang layak untuk kurban diperkirakan mencapai sekitar 22 ribu ekor kambing dan 14 ribu ekor domba. “Kalau ternak sapi yang siap untuk kebutuhan kurban diperkirakan mencapai kisaran 11 ribu ekor dan sekitar 5.000 ekor di antaranya berpotensi dikirim ke luar daerah,” jelasnya.


Sapi kurban. Foto: dok BAZNAS.


Terkait kebutuhan hewan kurban di Banjarnegara, dia mengatakan rata-rata setiap tahunnya mencapai 6.000 ekor sapi dan 5.000 ekor kambing. Sementara dari sisi harga, terjadi kenaikan harga sapi yang pada 2025 berkisar Rp20 juta–Rp23 juta per ekor, dan kini rata-rata mencapai sekitar Rp25 juta per ekor.

Sebaliknya, harga kambing dan domba justru mengalami penurunan. Pada musim kurban sebelumnya mencapai kisaran Rp4 juta-Rp5 juta per ekor, sementara saat ini berada di kisaran Rp3 juta-Rp4 juta per ekor.

Firman menduga penurunan harga tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya populasi kambing serta pergeseran preferensi masyarakat yang cenderung memilih sapi sebagai hewan kurban.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)