ilustrasi medcom.id
Dinkes Jabar Konfirmasi 10 Warga Terpapar Super Flu
Iwan Gumilar • 8 January 2026 10:32
Bandung: Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat mengonfirmasi temuan kasus infeksi virus influenza varian baru yang dijuluki "Super Flu". Sebanyak 10 warga Jabar tercatat terpapar virus ini dalam periode Agustus hingga akhir tahun 2025. Saat ini, kesepuluh pasien tersebut telah dinyatakan pulih.
Kepala Dinkes Provinsi Jawa Barat, Vini Andiani Dewi, menjelaskan karakteristik virus ini. Gejala yang ditimbulkan oleh "Super Flu" dilaporkan berlangsung lebih lama dibandingkan dengan influenza biasa. Ciri-cirinya meliputi batuk, pilek, demam, dan sesak napas.
"Virus ini gejalanya akan lebih berat jika terjadi pada kelompok rentan dan yang mempunyai penyakit bawaan," kata Vini Andiani Dewi.
Meski demikian, Vini menegaskan bahwa meski bersifat menular, tingkat bahaya "Super Flu" tidak lebih tinggi dibandingkan dengan virus covid-19. Pernyataan ini diharapkan dapat menenangkan publik.
Menanggapi temuan ini, Dinkes Jabar mengimbau masyarakat agar tidak terlalu panik. Kewaspadaan tetap diperlukan, terutama dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan utama.
Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar dapat melawan infeksi virus secara lebih optimal.
Penemuan 10 kasus "Super Flu" ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan kesehatan masyarakat. Pelaporan dan penanganan kasus yang cepat oleh otoritas kesehatan dinilai telah berhasil mencegah penyebaran yang lebih luas.
.jpg)
Ilustrasi Medcom.id