Gelombang Desakan dari Daerah, DPW PPP Minta Sekjen Diganti

Ilustrasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Foto: Istimewa.

Gelombang Desakan dari Daerah, DPW PPP Minta Sekjen Diganti

Anggi Tondi Martaon • 17 April 2026 10:30

Jakarta: Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Indonesia mendesak Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono, untuk segera mengevaluasi hingga mengganti Sekretaris Jenderal (Sekjen) Taj Yasin. Desakan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Nasional I PPP yang diikuti jajaran pimpinan DPW se-Indonesia.

Dalam forum tersebut, para perwakilan daerah menyampaikan kritik tajam terhadap kinerja Sekjen. Taj Yasin dinilai tidak sejalan dengan kepemimpinan partai dan justru menghambat jalannya organisasi.

Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki, menilai terdapat oknum di tingkat DPP yang menjadi penghambat kerja organisasi. Ex Wamenag ini menyoroti bahwa sejak terbitnya Surat Keputusan Kementerian Hukum, Sekjen dinilai tidak menjalankan fungsi organisasi sebagaimana mestinya.

“Sejak SK Menkum diterbitkan sampai saat ini, tidak ada pembicaraan terkait kepentingan partai. Justru lebih banyak bicara soal kepentingan pribadi, dan ini sudah berlangsung sekitar enam bulan. Ini tidak wajar dalam sebuah organisasi,” ujar Saiful di Jakarta, Jumat, 17 April 2026.

Saiful juga menilai Sekjen telah melakukan tindakan inkonstitusional melalui berbagai manuver yang dinilai menghambat kerja-kerja organisasi. Menurut dia, hal tersebut sudah masuk dalam kategori pembangkangan terhadap partai.

“Dalam AD/ART, Sekjen memiliki fungsi menjalankan tata kelola organisasi. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Ini bentuk perlawanan terhadap organisasi, sehingga perlu segera dilakukan tindakan tegas, termasuk penggantian,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris DPW PPP Sumatra Barat, Mulyadi. Dia menegaskan DPW PPP Sumbar tetap solid dan patuh terhadap keputusan DPP, namun meminta persoalan Sekjen segera diselesaikan sesuai amanat Mukernas.

“Kami mendukung penuh DPP untuk mengevaluasi kader yang tidak bekerja. Persoalan Sekjen harus segera diselesaikan agar tidak mengganggu kinerja partai,” kata Mulyadi.

Logo PPP. Foto: Medcom.id.

Sementara itu, Sekretaris DPW PPP Kalimantan Barat, Eka Candra, menegaskan pentingnya percepatan langkah organisasi menjelang agenda politik ke depan. Termasuk guna verifikasi partai.

“Kami sepakat agar Sekjen segera diganti. Kita tidak bisa menunggu terlalu lama, karena konsolidasi politik harus terus berjalan. Ketua umum perlu segera mencari pendamping yang bisa menjalankan roda organisasi dengan baik,” ujarnya.

Desakan dari daerah ini menjadi sinyal kuat bagi DPP PPP untuk segera merespons dinamika internal partai. Terutama dalam menjaga soliditas organisasi menjelang agenda politik mendatang.

Adapun rapat koordinasi kali ini dihadiri oleh ketua dan sekretaris wilayah se-Indonesia, salah satu agendanya terkait persiapan musyawarah cabang di daerah masing-masing.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)
ppp