Garut Tanggap Darurat Bencana Alam Hingga 1 Mei

Sejumlah petugas gabungan menangani daerah yang tedampak banjir di Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. ANTARA/HO-Polres Garut

Garut Tanggap Darurat Bencana Alam Hingga 1 Mei

Silvana Febiari • 21 April 2026 00:24

Garut: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Alam hingga 1 Mei 2026. Penetapan ini dilakukan untuk memudahkan percepatan penanganan di wilayah terdampak, terutama yang mengganggu aktivitas masyarakat.

"Kita tetapkan sebagai tanggap darurat, konsekuensinya atas bencana seperti ini saya mohon satu leading sektornya teman-teman di BPBD lakukan komunikasi cepat," kata Sekretaris Daerah Pemkab Garut yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Nurdin Yana, dilansir dari Antara, Senin, 20 April 2026. 

Ia menuturkan, hujan deras dengan intensitas tinggi sejak beberapa hari ke belakang menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang melanda sejumlah daerah di Garut.
 


Tercatat bencana terjadi di beberapa titik di 24 dari 42 kecamatan di Garut, seperti banjir di wilayah perkotaan Garut. Kemudian, tanah longsor di beberapa daerah wilayah Garut selatan.

"Ada 24 kecamatan yang dilanda bencana dengan berbagai kualifikasi bencana yang ada," ucapnya.

Adanya penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Alam selama 14 hari menjadi perhatian khusus semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk bersinergi bergerak cepat menanggulangi daerah terdampak. Salah satunya memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, dan berbagai keluhan lainnya seperti akses jalan, maupun kerusakan akibat bencana alam segera diatasi.


Sejumlah petugas mengevakuasi material longsoran tanah yang menutup badan Jalan Raya Banjarwangi-Singajaya di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. ANTARA/HO-Polres Garut


"Saya memohon rekan-rekan seluruhnya, tidak terkecuali, mampu memfungsikan dirinya masing-masing, mampu bergerak, jangan saling menunggu, dan lakukan percepatan," ungkapnya.

Ia menyampaikan, tahapan saat ini jajarannya menginventarisasi apa saja yang terdampak fasilitas umum. Terutama kerusakan rumah untuk segera diperbaiki.

"Cepat lakukan percepatan atas apa yang sudah kita tetapkan hari ini. Saya mohon itu dilakukan dengan segera mungkin," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)