Bahlil Pastikan Rusia Siap Suplai Minyak Mentah untuk Indonesia

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Widya Prabowo.

Bahlil Pastikan Rusia Siap Suplai Minyak Mentah untuk Indonesia

Kautsar Widya Prabowo • 16 April 2026 17:52

Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Rusia siap memasok minyak mentah (crude oil) untuk Indonesia. Kepastian tersebut diperoleh usai pertemuannya dengan perwakilan pemerintah Rusia, termasuk utusan khusus Presiden Vladimir Putin.

“Alhamdulillah kemarin atas arahan Bapak Presiden, saya sudah bertemu dengan Menteri ESDM dan utusan khusus dari Presiden Putin. Kabar yang kami terima cukup menggembirakan, bahwa kita akan mendapat pasokan crude dari Rusia,” ujar Bahlil di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis, 16 April 2026.
 


Selain suplai minyak mentah, Rusia juga menyatakan kesiapan untuk berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur energi di Indonesia. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas cadangan energi nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi dalam jangka panjang.

“Dari pihak Rusia juga siap membangun beberapa infrastruktur penting dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional kita,” lanjutnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga membuka komunikasi dengan Rusia terkait pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG). Bahlil mengungkapkan, saat ini kebutuhan LPG nasional masih sangat bergantung pada impor, yang mencapai sekitar 7 juta ton per tahun.


Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto: BPMI Setpres.

Untuk itu, pemerintah tengah melakukan diversifikasi sumber pasokan guna mengurangi ketergantungan terhadap negara tertentu.

“Selain itu, kita juga melakukan komunikasi terkait LPG. Kita tahu LPG kita kurang lebih sekitar 7 juta ton setiap tahun kita impor. Sekarang kita lakukan diversifikasi, dan insyaallah kita juga akan mendapat support, tetapi ini masih butuh perjuangan dan komunikasi dua sampai tiga tahap,” jelasnya.

Bahlil juga menegaskan bahwa kesepakatan untuk suplai minyak mentah dari Rusia sudah hampir mencapai tahap final. Langkah ini diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)