Festival Merah Putih 2026 Kota Bogor Hadirkan 17 Kegiatan Sambut HUT RI

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim pada pembukaan FMP 2026 di Markas Korem 061/Suryakancana, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/7/2026). ANTARA/HO-Pemkot Bogor

Festival Merah Putih 2026 Kota Bogor Hadirkan 17 Kegiatan Sambut HUT RI

Whisnu Mardiansyah • 1 August 2026 17:12

Bogor: Kota Bogor, Jawa Barat, menggelar Festival Merah Putih (FMP) 2026 dengan 17 agenda sepanjang Agustus. Kegiatan ini bertujuan memperkuat semangat kebangsaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan sektor pariwisata.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menyampaikan festival ini menjadi ajang mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat Kota Bogor yang beragam.

"Ini perayaan kita sebagai warga Kota Bogor yang sangat guyub. Pembangunan bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun manusia Bogor yang dilandasi rasa persahabatan, kekeluargaan, serta saling mencintai dan memiliki," kata Dedie di Kota Bogor, seperti dilansir Antara, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Festival Merah Putih 2026 resmi dibuka oleh Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, di Markas Korem 061, Kota Bogor, pada Jumat, 31 Juli 2026. Ia berharap seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.
 


Sebagai bagian dari perayaan, sekitar 5.000 bendera Merah Putih dan umbul-umbul dipasang di sejumlah lokasi strategis di Kota Bogor. Pemerintah kota juga mengajak masyarakat untuk ikut memasang bendera di lingkungan masing-masing.

Selain itu, pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih akan berlangsung setiap hari pada pukul 07.00 WIB dan 17.00 WIB di Tugu Kujang sepanjang bulan Agustus.

Ketua Panitia FMP 2026, Syahril M. Said, menjelaskan bahwa festival tahun ini mengusung 17 kegiatan yang menggabungkan semangat nasionalisme dengan upaya pemberdayaan masyarakat.


Logo terpilih HUT ke-81 RI. Foto: Dok. Biro Pers Setpres.


Sejumlah acara unggulan antara lain kirab Merah Putih yang melibatkan ribuan peserta, Festival Kopi Legendaris, program pemberdayaan UMKM, pengembangan ekonomi kerakyatan, serta kegiatan kebangsaan dan edukasi yang bertujuan menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat potensi wisata Kota Bogor.

Menurut Syahril, FMP merupakan inisiatif kolektif untuk memperkokoh nilai nasionalisme, patriotisme, dan persatuan, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang berlangsung sepanjang Agustus.

(Whisnu M)