Kecelakaan Bus vs Truk Tronton di Tol Pekanbaru-Dumai Tewaskan 2 Orang

Kondisi Bus Pelangi yang ringsek akibat menabrak bagian belakang truk di Tol Pekanbaru-Dumai. ANTARA/HO-Polda Riau

Kecelakaan Bus vs Truk Tronton di Tol Pekanbaru-Dumai Tewaskan 2 Orang

Silvana Febiari • 7 July 2026 16:13

Pekanbaru: Kecelakaan Bus Pelangi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Kilometer 2, Kota Pekanbaru, Riau, mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia. Sementara 16 penumpang lainnya luka-luka.

Kepala Satuan Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Baskara mengatakan bus yang melaju dari arah Batin Solapan menuju Pekanbaru diduga menabrak bagian belakang truk tronton karena pengemudi mengalami tertidur sesaat (microsleep).

"Setelah evakuasi kendaraan yang ringsek selesai dilakukan secara profesional, arus lalu lintas di Tol Pekanbaru-Dumai telah kembali normal, tertib, dan kondusif," kata Eko, dilansir dari Antara, Selasa, 7 Juli 2026. 
 


Ia mengatakan polisi segera menuju lokasi setelah menerima laporan peristiwa tersebut. Polisi kemudian mengevakuasi korban yang terjebak di dalam kabin bus, mengamankan tempat kejadian perkara, serta mengatur arus lalu lintas.

Korban luka dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. Petugas juga mengamankan barang-barang milik penumpang dan mengurai kemacetan agar tidak terjadi kecelakaan susulan.


Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Medcom.id)


Dalam proses penanganan, polisi mendapati pengemudi Bus Pelangi melarikan diri dari lokasi kejadian. Saat ini, sopir tersebut masih dalam pencarian, sementara barang bukti dan identitas korban telah diamankan.

Eko mengatakan benturan keras menyebabkan truk tronton terpental keluar badan jalan hingga masuk ke parit. Sementara bagian depan bus mengalami kerusakan berat.

Dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian ialah Ibrahim Yafi Al Arumi (2) dan Ainul Mardiah (58). Penanganan lebih lanjut terhadap perkara tersebut kini dilakukan oleh Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru untuk proses penyelidikan.

(Silvana Febiari)