Tiongkok Kerahkan Kapal Patroli ke Perairan Timur, Taiwan Siap Lakukan Pengusiran

Kapal penjaga pantai Tiongkok berpatroli di sekitar perairan Taiwan. (Anadolu Agency)

Tiongkok Kerahkan Kapal Patroli ke Perairan Timur, Taiwan Siap Lakukan Pengusiran

Willy Haryono • 4 July 2026 12:30

Beijing: Tiongkok mengumumkan pengerahan kapal patroli Penjaga Pantai di perairan sebelah timur Taiwan pada Sabtu, 4 Juli 2026, menggantikan gugus tugas angkatan laut yang sebelumnya beroperasi di kawasan tersebut.

Dalam pernyataannya, Penjaga Pantai Tiongkok mengatakan armadanya akan melaksanakan patroli penegakan hukum serta memperkuat operasi di wilayah yang diklaim sebagai perairan yurisdiksi Tiongkok.

Menanggapi langkah tersebut, Penjaga Pantai Taiwan menyatakan telah mengerahkan kapal-kapal pemantau dan siap mengambil tindakan untuk mengusir kapal Tiongkok yang memasuki perairan yang diklaim Taipei.

"Kami akan menggunakan semua langkah yang diperlukan untuk mengusir secara tegas kapal-kapal Tiongkok yang mengganggu perairan kami," ujar pernyataan Penjaga Pantai Taiwan yang dilansir AsiaOne.

Ini merupakan kali kedua dalam sekitar satu bulan terakhir Tiongkok mengirim kapal Penjaga Pantai ke perairan timur Taiwan. Langkah tersebut dinilai berpotensi meningkatkan ketegangan diplomatik yang turut menjadi perhatian Amerika Serikat, Prancis, Jerman, dan Inggris.

Beijing menyatakan operasi serupa pada Juni lalu dilakukan sebagai respons atas pengumuman Jepang dan Filipina yang akan memulai pembicaraan resmi mengenai batas maritim. Tiongkok menilai pembahasan tersebut melibatkan wilayah perairan yang diklaimnya berada di sekitar Taiwan.

Sementara itu, pemerintah Taiwan pada Rabu lalu telah menginstruksikan kapal-kapal berbenderanya di perairan timur agar mengabaikan setiap permintaan pemeriksaan atau inspeksi dari Penjaga Pantai Tiongkok. Taipei juga menyatakan kapal Penjaga Pantai Taiwan akan melakukan intervensi apabila diperlukan.

Tiongkok menganggap Taiwan beserta perairan di sekitarnya sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya dan tidak mengakui klaim pemerintahan Taipei. Sebaliknya, Taiwan menegaskan Beijing tidak memiliki hak untuk mengklaim kedaulatan maupun yurisdiksi atas pulau tersebut dan perairannya.

Baca juga:  Taiwan Kerahkan Jet Tempur usai Tiongkok Gelar Patroli Tempur Kedua

(Willy Haryono)