Banjir bandang di Jembatan Kembar Batas Kota Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025). ANTARA/Isril
7 Korban Banjir Bandang Padang Panjang Ditemukan Meninggal di Sungai Batang Anai
Lukman Diah Sari • 27 November 2025 23:26
Padang Panjang: Tujuh korban banjir bandang di kawasan Jembatan Kembar Batas Kota Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatra Barat, ditemukan meninggal dunia. Ketujuh korban teridentifikasi setelah jasadnya ditemukan di aliran Sungai Batang Anai, tepatnya di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis, 27 November 2025.
Kepala Puskesmas Kayu Tanam, Yurika, membenarkan bahwa para korban sempat mendapat penanganan awal dari tim medis sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan lanjutan.
"Korban pertama kali ditangani di Puskesmas Kayu Tanam. Untuk proses identifikasi, semuanya sudah ditangani oleh Inafis Sat Reskrim Polres Padang Pariaman," ujar dia, melansir Antara.

Kondisi jalan provinsi yang tertimbun tanah longsor di Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Agam. ANTARA/Yusrizal.
Pada sekitar pukul 18.20 WIB, jenazah para korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk proses identifikasi lanjutan. Adapun identitas korban yang telah ditemukan yakni:
- Nilmawati, 59 tahun
- Riki Saputra, 38 tahun
- Junimar, 52 tahun
- Agung Purnomo, 30 tahun
- Silvi Marta Putri, 20 tahun
- Roby Handaryo, 42 tahun
- Fariz, 6 tahun
Baca Juga :
Tim gabungan dari berbagai unsur masih melanjutkan pencarian, baik di area permukiman sekitar lokasi bencana maupun sepanjang aliran Sungai Batang Anai. Upaya penyisiran dilakukan dengan kewaspadaan tinggi karena debit air di sungai masih relatif besar dan potensi banjir susulan masih mungkin terjadi akibat hujan yang terus mengguyur kawasan itu.