IHSG Pagi Ini Dibuka ke Level 6.390

Ilustrasi. Foto: Dok MI

IHSG Pagi Ini Dibuka ke Level 6.390

Eko Nordiansyah • 27 August 2026 09:26

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami pelemahan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 27 Agustus 2026, IHSG berada di zona merah sebesar 6.390,353.
 
IHSG dibuka melemah 15,34 poin atau 0,24 persen. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 2,47 poin atau 0,39 persen ke posisi 630,08.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.20 WIB, IHSG justru bergerak menguat sebanyak 33,073 poin setara 0,52 persen ke level 6.438,758. IHSG berada di level tertinggi 6.442 dan terendah di 6.376.

Sebanyak 386 saham menguat pada perdagangan pagi ini. Adapun sebanyak 150 saham emiten lainnya melemah, dan 178 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp1,787 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 5,103 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp11.322,704 triliun.


(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

IHSG masih cenderung tertekan

Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin, 26 Agustus 2026, IHSG ditutup melemah 95,98 poin atau 1,48 persen ke level 6.405,69. Pelemahan IHSG seiring sikap wait and see pelaku pasar.

Dari sisi ekternal, pelaku pasar cenderung berhati-hati terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) di tengah data ekonomi makro yang ketat.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, tercermin dari Dow Jones turun 0,21 persen, S&P 500 melemah 0,02 persen, dan Nasdaq terkoreksi 0,08 persen.

Saham-saham AS ditutup beragam akibat tekanan dari sentimen makroekonomi yang kurang menguntungkan, termasuk data PCE yang lebih tinggi dari perkiraan serta pengeluaran konsumen yang kuat, sehingga memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga yang restriktif.

Tekanan tersebut terutama dirasakan oleh sektor-sektor tradisional serta emiten spesifik seperti Intuit yang melemah akibat proyeksi yang meleset dari batas atas ekspektasi pasar, sedangkan saham Nvidia turun tipis di tengah sikap hati-hati investor menjelang rilis laporan keuangannya.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih cenderung tertekan seiring berlanjutnya tekanan jual investor asing dan adanya aksi demo di depan Gedung DPR yang menuntut disahkannya RUU Perampasan Aset bagi koruptor,” sebut analis FAC Sekuritas dalam risetnya.

(Eko Nordiansyah)