16 Haji Embarkasi YIA Wafat, Satu Dimakamkan di Bantul

Ilustrasi ibadah haji/Metro TV

16 Haji Embarkasi YIA Wafat, Satu Dimakamkan di Bantul

Ahmad Mustaqim • 23 June 2026 14:24

Yogyakarta: Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat 16 haji Embarkasi YIA wafat. Dari jumlah tersebut, satu di antaranya wafat saat perjalanan pulang ke Tanah Air. 

"Setelah sebelumnya ada 11 (jemaah haji Embarkasi YIA) wafat, sampai saat ini bertambah lima orang yang wafat," kata Plt. Kepala Kanwil Kemenhaj DIY, Silvia Rosetti dihubungi, Selasa, 23 Juni 2026. 

Silvia mengatakan sebanyak tiga haji dimakamkan di Arab Saudi. Sementara, satu orang sisanya dimakamkan di Kabupaten Bantul, DIY. 
 


"Satu (jemaah haji) ini dimakamkan di Tanah Air karena meninggal dalam perjalanan ke YIA," ujar dia. 

Seorang haji yang wafat dan dimakamkan di Kabupaten Bantul yakni Surowiyono Djoyo Wiyarso. Almarhum merupakan anggota Kloter 8 Embarkasi Embarkasi YIA. 

Sementara itu, data jemaah lain yang wafat yakni Ngadikin Harjowiyojo (57) wafat di RS Al Noor Mekkah. Ngadikin yang berstatus warga Kabupaten Kulon Progo yang masuk kelompok terbang (kloter) 1 wafat pada 8 Mei 2026. 

Berikutnya, jemaah haji wafat atas nama Saenun Effendi Mangundiharjo (84) warga Kabupaten Sleman. Jemaah haji kloter 5 ini wafat di RS RS Al Noor Mekkah pada 17 Mei 2026. 

Lalu, haji atas nama Zuchori Maskuri Tomejo (73) warga Kabupaten Magelang wafat pada 26 Mei 2026. Zuchori yang masuk dalam kloter 17 ini wafat di RS Mina Alwadi. 

Jemaah haji yang juga wafat pada 26 Mei 2026 yakni Sukarman Rono Taruno (77). Jemaah haji warga Kabupaten Sleman dengan kloter 2 ini wafat di RS King Abdul Aziz Mekkah. 

Kemudian, jemaah haji bernama Kemijan Surodikromo (64) warga Kota Yogyakarta. Jemaah haji kloter 26 ini wafat di Mina Al Jisr Hospital pada 28 Mei 2026. 


Jemaah haji di YIA.  ANTARA/Sutarmi


Selanjutnya, Sri Suwarni Reso Warsito (67), kloter 7, warga Kabupaten Bantul, wafat di Mina Emergency Hospital pada 30 Mei 2026. Sudarmi Sanusi Ronodrono (86) kloter 21, wafat di Hotel Number One Mekah pada 4 Juni 2026. Jemaah haji asal Temanggung ini dimakamkan di Saraya Syuhada Al Haram. 

Lalu, jemaah haji Muhtaramar Trisno Miharjo (74) warga Wonosobo, kloter 22, wafat di Hotel Number One Mekah pada 6 Juni 2026. Sumiyati Sumarsono Sukri (63) kloter 22, warga Wonosobo wafat di RS Medical Center Makkah pada 6 Juni 2026. 

Marliyah Sanmunadi (84) warga Kebumen, kloter 22, wafat di RS Medical Center Mekkah pada 7 Juni 2026. Sudjimen Djoyo Sumarto (92) warga Bantul, kloter, wafat di RS Al Nur Makkah pada 8 Juni 2026. 

Lalu, Sardjidjem Djo Sentono, kloter 7 (79) asal Kabupaten Bantul; Puryadi Harwandi, kloter 23 (77) Kabupaten Wonosobo; Bambang Siswanto Hartono, kloter 24 (67) Kabupaten Wonosobo; dan Nursangadah Asnuri, kloter 25 (65) Kabupaten Wonosobo. Keempatnya dimakamkan di Arab Saudi. 

Kepala Seksi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah, Kanwil Kemenhaj Kabupaten Bantul, Nugroho mengatakan jemaah haji atas nama Surowiyono Djoyo Wiyarso, merupakan warga Tegalwangi, Geblagan, Tamantirto, Kecamatan Kasihan. Almarhum dimakamkan di Bantul karena wafat saat perjalanan pulang ke Tanah Air. 

"Total ada empat jemaah haji asal (Kabupaten) Bantul yang wafat, dengan satu di antaranya dimakamkan di Indonesia," jelasnya. 

(Silvana Febiari)