Haji Asal Kuansing Riau Wafat di Tanah Suci, Kemenhaj Sampaikan Duka

Ilustrasi: Petugas membawa jenazah untuk dishalatkan di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. ANTARA/Wahyu Putro A/tom

Haji Asal Kuansing Riau Wafat di Tanah Suci, Kemenhaj Sampaikan Duka

Lukman Diah Sari • 2 June 2026 14:56

Pekanbaru: Seorang haji asal Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, yang tergabung dalam Kloter BTH 08, Ratinis Abd Ghani, 79, wafat di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Makkah, Arab Saudi, pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 23.45 Waktu Arab Saudi (WAS). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau Defizon membenarkan kabar wafatnya seorang haji tersebut.

Dia menyebut, bahwa almarhumah meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif akibat sejumlah komplikasi kesehatan. Pihaknya menyampaikan duka cuti kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Atas nama pribadi dan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu Ratinis Abd Ghani, jemaah haji asal Kabupaten Kuantan Singingi. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," kata Defizon di Pekanbaru, Selasa, 2 Juni 2026, melansir Antara.

Defizon mengatakan almarhumah telah menuntaskan rangkaian ibadah hajinya sebelum wafat di Tanah Suci. Pemerintah juga akan tetap memenuhi hak-hak jamaah sesuai ketentuan yang berlaku.

Ilustrasi ibadah haji. Pexels

Kanwil Kemenhaj Riau mengajak jemaah haji serta keluarga di Tanah Air untuk mendoakan almarhumah, dan senantiasa menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah maupun menunggu kepulangan dari Tanah Suci.

"Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau akan membantu proses penyelesaiannya," ujarnya.

Dengan wafatnya Ratinis Abd Ghani, jumlah anggota jemaah haji asal Provinsi Riau yang meninggal selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M tercatat sebanyak delapan orang. Rinciannya, satu orang wafat di Madinah, empat orang di Makkah, dua orang di Embarkasi Haji Batam, dan satu orang meninggal dunia di daerah sebelum keberangkatan.

(Lukman Diah Sari)