Foto arsip--Jalur pendakian TWA Kawah Ijen. ANTARA/Novi Husdinariyanto
Area Pencarian Pendaki Hilang di Kawah Ijen Diperluas
Lukman Diah Sari • 19 February 2026 12:30
Banyuwangi: Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Banyuwangi, Jawa Timur, memperluas area pencarian seorang pendaki yang dilaporkan hilang saat mendaki di jalur Taman Wisata Alam Kawah Ijen. Pendaki atas nama Muhammad Dzikri Maulana, warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin itum dilaporkan hilang pada Rabu, 18 Februari 2026.
"Pada operasi SAR hari kedua, pukul 06.30 WIB seluruh unsur melaksanakan briefing dan membagi kekuatan menjadi dua search and rescue unit (SRU)," kata Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa, melansir Antara, Kamis, 19 Februari 2026.
Dia mengungkap bahwa operasi SAR pendaki hilang di jalur Kawah Ijen melibatkan 41 personel gabungan dari Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi, BPBD Banyuwangi, Polsek Licin, Koramil Licin, KSDA Gunung Ijen, Banyuwangi SAR Independen, serta masyarakat setempat.Operasi SAR pada hari kedua dibagi menjadi dua search and rescue unit (SRU).
"SRU satu melakukan penyisiran jalur pendakian dari Paltuding hingga puncak Kawah Ijen dengan jarak kurang lebih 3,6 kilometer menggunakan metode hasty search. Sedangkan SRU dua melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan pola open grid (type II) seluas satu kilometer persegi untuk memperluas cakupan dan memastikan tidak ada area yang terlewat," beber Oka.

Tim SAR gabungan Banyuwangi, Jawa Timur, bersiap melakukan pencarian pendaki hilang di jalur TWA Kawah Ijen. Kamis (19/2/2026) ANTARA/HO-Kantor SAR Banyuwangi
Dia menambahkan untuk cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan relatif mendukung proses pencarian pendaki. Dia menekankan bahwa upaya pencarian akan terus dimaksimalkan dengan memperhatikan keselamatan personel.
"Kami mengoptimalkan penyisiran jalur utama pendakian serta memperluas area pencarian di sekitar lokasi dengan metode grid. Seluruh unsur bekerja secara terkoordinasi dan sistematis," kata Oka Astawa.
Sebelumnya, pendaki atas nama Muhammad Dzikri Maulana, dinyatakan hilang pada Rabu, 18 Februari 2026, saat mendaki di TWA Kawah Ijen. Warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin, itu berangkat mendaki bersama empat rekannya. Namun saat tiba di puncak Kawah Ijen, korban terpisah dari rombongan dan kini dinyatakan hilang.