Benarkah Harga Pertamax Naik April 2026? Ini Penjelasan Resmi Pertamina

Ilustrasi. Foto: dok MI.

Benarkah Harga Pertamax Naik April 2026? Ini Penjelasan Resmi Pertamina

Ade Hapsari Lestarini • 31 March 2026 10:59

Jakarta: Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menegaskan belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax, sehingga proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar di media sosial tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026," ujar Baron, dikonfirmasi Antara, dikutip Selasa, 31 Maret 2026.

Baron meminta kepada masyarakat untuk mencari informasi harga BBM yang valid pada saluran resmi Pertamina, yakni www.pertamina.com. Dalam kesempatan tersebut, Baron juga menyampaikan dukungannya terhadap imbauan pemerintah untuk menggunakan energi secara bijak.

"Dengan demikian, informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan," ujar Baron.

Pernyataan tersebut menanggapi perkiraan harga jual eceran BBM nonsubsidi untuk April 2026 yang beredar di media sosial.


Ilustrasi. Foto: dok Pertamax
 

Harga jual pertamax per 1 April 2026


Dalam informasi yang beredar, disebutkan harga jual BBM jenis Pertamax akan menjadi Rp17.850 per liter atau naik Rp5.550 per liter dari harga jual semula pada Maret 2026 yang senilai Rp12.300 per liter. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah yang melemah dari Rp16.819 per USD1 menjadi Rp16.877 per USD1.

Selain itu, dalam informasi yang beredar, kenaikan harga Pertamax (RON 92) juga dipengaruhi oleh lonjakan harga indeks pasar (HIP) BBM RON 92 sebesar 62,44 persen atau USD46,15 per barel, dari USD73,91 per barel menjadi USD120 per barel; atau naik 62,99 persen (sekitar Rp4.925 per liter) dari Rp7.818 per liter menjadi Rp12.744 per liter.

Kenaikan harga jual juga diperkirakan akan terjadi untuk produk bensin lainnya, seperti Pertamax Green 95 (dari Rp12.900 per liter, naik menjadi Rp19.150 per liter), Pertamax Turbo (dari Rp13.100 per liter naik menjadi Rp19.450 per liter).

Selanjutnya, untuk BBM jenis solar, yakni Pertamina Dex juga diperkirakan akan mengalami kenaikan dari Rp14.500 per liter menjadi Rp23.950 per liter; serta Dexlite naik dari Rp14.200 per liter menjadi Rp23.650 per liter.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengupayakan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, seperti Pertalite dan Biosolar, tidak naik di tengah krisis energi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)