RDF Rorotan Jadi Maksimal dengan Warga Pilih Sampah dari Rumah

Petugas mengangkut sampah rumahan. Foto: Dok. Istimewa

RDF Rorotan Jadi Maksimal dengan Warga Pilih Sampah dari Rumah

Muhammad Iqbal Sidiq • 15 May 2026 14:04

Jakarta: Keberadaan Refuse Derived Fuel (RDF) Plant di Rorotan, Jakarta Utara, dapat menjadi sebuah harapan. Pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif ini tetap perlu dukungan kedisiplinan masyarakat.

"Keberhasilan RDF sangat bergantung pada pemilahan sampah di hulu," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi dalam keterangan tertulis, Jumat, 15 Mei 2026.
 

Dudi menegaskan bahwa RDF bukan merupakan pengganti pemilahan sampah, melainkan bagian dari sistem pengelolaan terpadu. RDF tak bisa optimal apabila sampah yang masuk masih tercampur dan memiliki kadar air tinggi.

Saat ini, RDF Rorotan baru mampu mengolah sampah sekitar 400 hingga 700 ton per hari. Kapasitas ini direncanakan akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 1.000 ton per hari pada akhir 2026. 

Namun, kapasitas maksimal RDF Rorotan nantinya diproyeksikan hanya sebesar 2.500 ton per hari. Angka tersebut masih jauh di bawah total timbulan sampah harian Jakarta yang mencapai kurang lebih 9.000 ton per hari. 


Ilustrasi sampah. Foto: Dok. Medcom

Hal ini menegaskan keberadaan pabrik pengolahan saja tidak cukup. Perlu menempatkan peran masyarakat melalui Gerakan Pilah Sampah di tingkat rumah tangga.  

"RDF merupakan bagian dari sistem pengelolaan sampah terpadu yang harus didukung disiplin masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya," kata Dudi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gabriella Thesa Widiari)