Mikrobus Isuzu Elf terjun ke jurang sedalam 5 meter di Jalan KSU Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu, 13 September 2026. (MI)
Elf Rombongan Besan Terjun ke Jurang 5 Meter di Depok, Diduga Rem Blong
Kisar Rajaguguk • 13 September 2026 16:51
Depok: Sebuah mikrobus Isuzu Elf yang mengangkut rombongan besan terjun ke jurang sedalam 5 meter di Jalan KSU Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu, 13 September 2026, pukul 13.00 WIB. Kejadian tersebut mengakibatkan 13 orang mengalami luka-luka.
Belasan korban luka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Menurut kepolisian kecelakaan Mikrobus Isuzu Elf Nopol B 2639 LI diduga akibat kegagalan fungsi pengereman (blong) saat melewati jalanan menurun tajam.
"Penyebab kecelakaan sedang di selidiki. Apakah kondisi kampas rem sudah tipis, minyak rem kedaluwarsa, atau masalah pada saluran angin atau penumpang melebihi kapasitas membuat laju kendaraan semakin berat dan sulit dihentikan," kata Anggota Lantas Polsek Metro Sukmajaya, Aipda Suwarno di lokasi, Minggu, 13 September 2026.
Mikrobus Isuzu Elf yang mengangkut rombongan besan tersebut melaju dari arah Jalan Tole Iskandar hendak ke Perumahan Grand Depok City, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya dengan melewati turunan berkelok-kelok. Sesampainya di turunan dekat jembatan Pondok Gurame, Mikrobus Isuzu Elf lalu oleng ke sebelah kiri jalan dan terbalik ke jurang sedalam lima meter.
"Kejadian tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal," ujar Suwarno.

Mikrobus Isuzu Elf terjun ke jurang sedalam 5 meter di Jalan KSU Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu, 13 September 2026. (MI)
Polisi dibantu petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok dan warga sekitar bergerak cepat mengevakuasi korban. Proses penyelamatan penumpang dari dalam mikrobus yang terbalik dilakukan dengan sangat hati-hati.
"Petugas membawa korban ke tempat yang aman dan terbuka dan membalut luka yang berdarah sebelum korban dibawa ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulans," papar Suwarno.