Tingkat Kepuasan Publik Presiden Korsel Lee Jae-myung Anjlok 9 Pekan Berturut-turut

Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung. (Anadolu Agency)

Tingkat Kepuasan Publik Presiden Korsel Lee Jae-myung Anjlok 9 Pekan Berturut-turut

Willy Haryono • 14 September 2026 13:42

Seoul: Tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung turun ke level terendah sejak dia menjabat, yang menjadi penurunan kesembilan secara berturut-turut, menurut survei Realmeter yang dirilis Senin, 14 September 2026.

Survei terhadap 2.515 orang dewasa menunjukkan sebanyak 33,8 persen responden memberikan penilaian positif terhadap kinerja Lee dalam menjalankan pemerintahan. Angka tersebut turun 3,6 poin persentase dibandingkan pekan sebelumnya.

Sebaliknya, tingkat ketidakpuasan terhadap pemerintahan Lee meningkat 3,8 poin menjadi 63,3 persen.

Menurut Realmeter, seperti dikutip Yonhap News Agency, penurunan tersebut dipengaruhi sejumlah persoalan, termasuk kontroversi terkait perombakan kabinet terbaru Lee, perdebatan mengenai kemungkinan pengerahan aset militer Korea Selatan ke kawasan Selat Hormuz, serta ketidakpastian terkait kebijakan properti.

Dukungan terhadap Lee di kalangan pemilih berusia 18-29 tahun bahkan turun 10,2 poin persentase.

Sejumlah Calon Menteri Tuai Kontroversi

Penurunan popularitas Lee terjadi setelah sejumlah calon pejabat dalam pemerintahan barunya menghadapi kontroversi.

Calon Menteri Kesetaraan Gender Yong Hye-in mengundurkan diri pada Minggu setelah mendapat kritik terkait dugaan nepotisme dan rencananya untuk tetap mempertahankan kursi sebagai anggota parlemen.

Calon Menteri Kehakiman Kim Seung-won juga menghadapi tuduhan melakukan lobi secara ilegal kepada pejabat terkait persetujuan terhadap obat untuk Covid-19 pada 2021.

Di luar persoalan kabinet, rencana kemungkinan pengerahan aset militer Korea Selatan ke Selat Hormuz juga menjadi perdebatan politik.

Oposisi Unggul dalam Survei Partai

Survei Realmeter lainnya menunjukkan penurunan dukungan terhadap Partai Demokrat yang berkuasa. Dukungan terhadap Partai Demokrat turun 5,7 poin menjadi 36,1 persen.

Sementara itu, Partai Kekuatan Rakyat (PMP) sebagai partai oposisi mengalami kenaikan dukungan sebesar 4,5 poin menjadi 42,1 persen.

Hasil tersebut menempatkan partai oposisi unggul 6 poin persentase atas partai berkuasa dalam survei terbaru. Survei mengenai tingkat kepuasan terhadap presiden tersebut memiliki margin of error ±2 poin persentase.

Penurunan selama sembilan pekan berturut-turut menjadi tantangan politik bagi Lee, terutama ketika pemerintahannya menghadapi sejumlah isu domestik dan kebijakan luar negeri yang berpotensi memengaruhi persepsi publik.

Baca juga: Anjlok Lagi, Tingkat Kepuasan Publik Presiden Korsel Sentuh 40,2 Persen

(Willy Haryono)