Pelatih anyar Persija Jakarta Shin Tae-yong. Dokumentasi Ileague.id
Shin Tae-yong Janjikan Kesempatan Pemain Muda Persija Bertanding
Whisnu Mardiansyah • 10 June 2026 13:23
Jakarta: Pengembangan pemain muda akan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan Persija di era kepelatihan Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan keyakinannya pembinaan pemain muda merupakan salah satu fondasi utama dalam menciptakan regenerasi yang berkelanjutan di dalam tim.
Menurut Shin, Indonesia memiliki banyak talenta muda yang membutuhkan ruang untuk menunjukkan kualitasnya. Karena itu, ia memandang pemberian menit bermain sebagai investasi penting bagi masa depan sepak bola nasional.
"Ada cukup banyak pemain muda di Indonesia. Demi masa depan sepak bola Indonesia, saya berpikir bahwa kami harus secara jelas dan pasti memberikan banyak kesempatan bermain kepada para pemain muda," kata Shin Tae-yong, dikutip ileague.id, Rabu, 10 Juni 2026.
Ia menambahkan perkembangan pemain tidak bisa hanya diperoleh melalui latihan. Pengalaman bertanding secara langsung menjadi sarana terbaik untuk meningkatkan kualitas dan kematangan seorang pemain.
"Tentu saja hal itu bisa berubah tergantung situasi. Namun, saya selalu berpikir bahwa anak-anak muda Indonesia harus berkembang melalui pertandingan secara langsung. Hanya dengan cara itulah sepak bola Indonesia bisa maju. Saya selalu memegang prinsip itu," tuturnya.
Pandangan tersebut selaras dengan komitmen Persija yang selama ini terus membuka jalan bagi pemain-pemain muda untuk berkembang dan bersaing di level tertinggi.

Konferensi pers pengumuman Shin Tae-yong sebagai Pelatih baru Persija. Foto: Tangkapan layar YouTube Persija.
Pada musim lalu, BRI Super League 2025/2026, Macan Kemayoran memberikan kesempatan kepada lima pemain mudanya untuk merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Kelima pemain tersebut adalah Arlyansyah Abdulmanan, Jehan Pahlevi, Figo Dennis, Dia Syayid, dan Hafizh Rizkianur.
Persija terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pemain binaan sendiri. Konsistensi tersebut tercermin dari banyaknya lulusan Elite Pro Academy (EPA) yang berhasil menembus tim utama dalam beberapa musim terakhir. Dalam kurun lima musim terakhir, sebanyak 23 pemain jebolan EPA Persija telah menjalani debut profesional bersama Macan Kemayoran.