Lokasi 2 Pendaki WNA Hilang di Gunung Dukono Terdeteksi

Operasi pencarian pendaki hilang di Gunung Dukono, Halmahera Utara. Metro TV

Lokasi 2 Pendaki WNA Hilang di Gunung Dukono Terdeteksi

Metro TV • 10 May 2026 14:05

Halmahera Utara: Operasi pencarian dua warga negara asing (WNA) asal Singapura korban erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, memasuki hari ketiga pada Minggu, 10 Mei 2026. Tim SAR gabungan memaksimalkan upaya pencarian.

Dalam operasi ini, TNI menerjunkan tambahan personel sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK). Tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan warga kembali melakukan pencarian terhadap dua WNA Singapura yang menjadi korban erupsi Gunung Dukono pada Jumat, 8 Mei 2026.

Tim SAR memulai pencarian pada pukul Minggu pagi, 10 Mei pukul 07.00 WIT. Tim yang dibagi menjadi empat kelompok ini melakukan pencarian jalur darat yang difokuskan pada lokasi ditemukannya satu jenazah warga negara Indonesia (WNI) pada Sabtu, 9 Mei 2026.
 


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan keberadaan kedua korban WNA tersebut telah terdeteksi dan sangat dekat dengan bibir kawah Dukono.

"Hari ini merupakan pencarian hari ketiga yang dilaksanakan oleh tim SAR gabungan. Seperti kita ketahui, titik jatuhnya sudah kita ketahui berdasarkan perkiraan dan keterangan saksi. Kita sudah menentukan posisi di sekitar wilayah kawah, sekitar 50 meter, kurang lebih," kata Iwan Ramdani di Ternate, Minggu, 10 Mei 2026.

Sementara dalam operasi evakuasi siang tadi, kondisi cuaca di puncak Gunung Dukono mengalami hujan. Bahkan, terjadi letusan erupsi susulan yang membuat proses evakuasi terhambat.


Tim SAR Gabungan sementara melakukan pendakian di Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara untuk mencari dan mengevakuasi para pendaki WNA asal Singapura dan WNI, Jumat (8/5/2026). ANTARA/HO-Basarnas Maluku Utara/am.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)