Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Istimewa.
Program Hunian Layak dan Gizi Seimbang Bantu Menggerakkan Ekonomi Desa
Arga Sumantri • 9 May 2026 10:23
Pacitan: Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui penyediaan hunian layak sekaligus pemenuhan gizi. Kedua aspek ini diharapkan berdampak pada kesehatan keluarga dan perputaran ekonomi lokal.
Hal tersebut disampaikan Ibas saat meninjau program BSPS di Pacitan sekaligus memberikan sosialisasi terkait Program Makan Bergizi Gratis kepada masyarakat. Program yang mengusung tema 'Hunian Layak, Keluarga Kuat, Desa Mandiri Bermartabat' ini diikuti oleh lebih dari 500 warga Ngadirejo, Pacitan.
"Setidaknya ada 15 rumah yang telah dibenahi melalui program BSPS atau bedah rumah dari pemerintah pusat, dan saat ini sudah tuntas," kata Ibas dalam keterangannya, Sabtu, 9 Mei 2026.
Ia menekankan bahwa hunian yang layak menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan keluarga. Menurutnya, rumah yang baik akan berkontribusi pada kesehatan dan ketahanan keluarga.
"Kita harus bersyukur, karena dengan rumah yang layak, keluarga bisa semakin sehat, sejahtera, dan kuat," ujarnya.
Selain BSPS, Ibas menekankan pentingnya program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menegaskan program ini bertujuan untuk menekan angka stunting dan memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup.
"Program makan bergizi gratis ini penting untuk menurunkan stunting. Tidak boleh ada anak-anak kita yang kelaparan atau kekurangan gizi," tegas Ibas.
.jpeg)
Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) meninjau program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Pacitan. Istimewa.
Menurut dia, jika program ini berjalan tepat sasaran, maka dampaknya tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. "Kebutuhan beras, daging ayam, sayur, dan buah akan meningkat dan berputar di desa kita," ungkap Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu.
Ibas menyinggung pentingnya dukungan terhadap sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi desa. Menurut dia, keberadaan Koperasi Merah Putih dapat membantu distribusi kebutuhan petani, termasuk pupuk.
"Koperasi Merah Putih bisa menjadi solusi distribusi pupuk dan kebutuhan pertanian agar lebih mudah diakses oleh kelompok tani," katanya.
Selain itu, Ibas mendorong penguatan infrastruktur pertanian, khususnya sistem irigasi. Ia menilai ketersediaan air menjadi faktor kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
"Kami terus mendorong perbaikan saluran irigasi agar lahan pertanian tidak kekurangan air, serta mendukung penggunaan alat pertanian yang lebih modern agar hasilnya semakin optimal," tuturnya.