QRIS Resmi Terhubung dengan Tiongkok, Finpay Siapkan Infrastruktur Transaksi

Ilustrasi pembayaran QRIS. Foto: MI/Susanto

QRIS Resmi Terhubung dengan Tiongkok, Finpay Siapkan Infrastruktur Transaksi

Misbahol Munir • 11 May 2026 16:03

Jakarta: Bank Indonesia meluncurkan implementasi QRIS lintas negara dengan Republik Rakyat China (RRC) atau Tiongkok di sela peluncuran Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI).

Melalui konektivitas QRIS dan QR Tiongkok, masyarakat Indonesia dapat melakukan transaksi digital di Tiongkok menggunakan aplikasi pembayaran domestik hanya dengan memindai kode QR.

Direktur Technology Product and Operation sekaligus Plt Direktur Finance Risk and Management Finnet Indonesia (Finpay), Apep Noormansyah, mengatakan langkah tersebut menjadi tonggak penting transformasi sistem pembayaran digital Indonesia di tingkat internasional.

“Kehadiran QRIS di Tiongkok menunjukkan kesiapan infrastruktur digital nasional dalam mendukung konektivitas sistem pembayaran regional yang semakin terintegrasi,” ujar Apep dalam keterangannya, Senin, 11 Mei 2026.
 


Menurut dia, implementasi QRIS lintas negara akan memudahkan wisatawan maupun pelaku bisnis Indonesia saat bertransaksi di Tiongkok tanpa perlu menukarkan uang tunai atau menggunakan metode pembayaran konvensional.

Selain meningkatkan kemudahan transaksi, sistem pembayaran berbasis QR juga dinilai lebih efisien karena berlangsung secara real time dan terintegrasi secara digital.
 

Memperkuat ekosistem transaksi lintas negara


Apep menambahkan, perluasan penggunaan QRIS menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem transaksi lintas negara yang aman, cepat, dan transparan.


Bank Indonesia resmi meluncurkan implementasi QRIS lintas negara dengan Republik Rakyat China (RRC). Foto: Dok/Istimewa 

Di balik implementasi tersebut, dukungan infrastruktur teknologi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas layanan pembayaran digital.

“Finpay menghadirkan kapasitas teknologi yang mampu menangani hingga 1.500 transaksi per detik guna memastikan stabilitas layanan tetap terjaga di tengah potensi peningkatan volume transaksi internasional,” kata dia.

Kemampuan tersebut dinilai penting untuk mendukung perluasan inklusi keuangan digital sekaligus menjaga kenyamanan pengguna dalam melakukan transaksi lintas negara. Ekspansi QRIS ke Tiongkok juga dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan sistem pembayaran digital regional dan membuka peluang kerja sama ekonomi digital yang lebih luas.

Ke depan, kebutuhan masyarakat terhadap transaksi yang praktis, aman, dan tanpa batas wilayah diperkirakan terus meningkat seiring perkembangan ekonomi digital global.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Misbahol Munir)