Rudal Iran yang siap diluncurkan ke markas koalisi asing. Foto: Anadolu
Iran Ancam Negara Teluk jika Bantu Serangan Amerika Serikat
Fajar Nugraha • 19 August 2026 16:09
Teheran: Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Abdollahi mengatakan, pada Rabu, 19 Agustus 2026 bahwa negara-negara Teluk yang memberikan fasilitas atau bantuan kepada militer Amerika Serikat akan dianggap sebagai musuh Iran.
Mengutip Anadolu Agency, Abdollahi mengatakan, negara-negara di pesisir selatan Teluk yang secara terbuka menyatakan tidak akan mengizinkan Washington menggunakan wilayah mereka untuk menyerang Iran harus menyadari bahwa seluruh tindakan mereka berada dalam pengawasan Teheran.
Menurutnya, negara-negara tuan rumah hampir dipastikan tahu mengenai penempatan armada pesawat militer AS di wilayah mereka, terutama keberadaan unit pengisi bahan bakar udara.
“Kami memperingatkan bahwa setiap bantuan atau fasilitasi yang diberikan kepada militer AS sebagai pihak agresor akan dianggap sebagai bentuk keterlibatan bersama pasukan AS,” ujar Abdollahi di media sosial X.
Peringatan ini membayangi memuncaknya gesekan antara Iran dan AS. Mengingat sejumlah negara Teluk menampung fasilitas militer AS yang berisiko dipakai menargetkan Iran, beberapa pemerintah Arab lokal sempat menolak izin penggunaan wilayah udara maupun darat mereka untuk menggempur Teheran.
Meski begitu, Iran tetap memperingatkan bahwa bantuan sekecil apa pun bagi operasi militer Amerika akan dianggap sebagai tindakan permusuhan langsung.
Situasi kawasan kian memanas lantaran Teheran bersiap membalas pangkalan AS serta pihak mana pun yang menyokong serangan terhadap mereka.
(Razaqa Hariz)