Jamaah calon haji dari empat daerah di Sulsel yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 41 masuk pemondokan Asrama Haji Sudiang Makassar, Selasa, 19 Mei 2026. ANTARA/Muh Hasanuddin
Jemaah dari Empat Daerah di Sulsel Mulai Masuk Asrama Haji
Silvana Febiari • 19 May 2026 22:04
Makassar: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar menyambut calon jemaah haji dari empat daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel), yakni Kabupaten Gowa, Maros, Soppeng dan Kota Parepare yang tergabung di kelompok terbang (kloter) 41. Mereka mulai masuk pemondokan asrama haji.
"Empat daerah mengirimkan jemaah calon hajinya yang beberapa di antaranya adalah sisa dari kuota sebelumnya," kata Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail, dilansir dari Antara, Selasa, 19 Mei 2026.
Ia mencontohkan, wilayah seperti Kabupaten Gowa, Maros, dan Soppeng merupakan calon jemaah haji sisa karena sebelumnya telah memberangkatkan sebagian calon hajinya. Mereka berangkat dalam kelompok utuh maupun bergabung dengan kloter lain.
Khusus untuk Kota Parepare, kuota calon jemaah haji sebanyak 96 orang. Dari jumlah tersebut, empat orang di antaranya sudah masuk pemondokan awal di kloter 40.
Ikbal yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Sulsel itu mengatakan pemondokan di Asrama Haji Sudiang Makassar adalah salah satu rangkaian sebelum para calon haji diterbangkan ke Tanah Suci Makkah, Arab Saudi.
Di dalam pemondokan itu, jamaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan, pemberian uang saku (living cost) dan penyerahan Kartu Nusuk, serta pemeriksaan berkas atau dokumen pendukung.

Ilustrasi ibadah haji. Foto: Istimewa
Sementara itu, Wali Kota Parepare Tasming Hamid mengatakan dirinya bersama jajaran Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Parepare turut mengantar langsung jamaah calon haji hingga tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar.
"Paginya kami sudah lepas secara resmi di Kota Parepare, lalu kemudian mengantar sampai ke asrama,” ungkapnya.
Ia menyebut, jumlah calon haji asal Parepare awalnya sebanyak 96 orang. Namun, satu calon haji dipastikan batal berangkat karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.
“Jumlah calon haji itu 96 dan ada satu yang batal karena sakit. Sepekan yang lalu terdapat keputusan bahwa ternyata yang bersangkutan ini tidak memungkinkan untuk berangkat,” ucapnya.