KA Menoreh Berhasil Dievakuasi, Jalur Bisa Dilintasi Terbatas

Lokomotif KA Menoreh berhasil dievakuasi dengan menggunakan crane. (Metrotvnews.com/A Rofahan)

KA Menoreh Berhasil Dievakuasi, Jalur Bisa Dilintasi Terbatas

Ahmad Rofahan • 21 January 2026 11:24

Cirebon: Lomomotif KA Menoreh yang sebelumnya tertahan di tengah perlintasan akibat tertemper truk tangki berhasil dievakuasi. Vice President Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto, mengatakan, lokomotif KA Menoreh tuntas dievakuasi pukul 09.15 WIB menggunakan railway crane.

"Jalur dari arah Jawa menuju Jakarta sudah bisa dilintasi," Sigit, di Cirebon, Rabu, 21 Januari 2026.

Dia menerangkan, untuk sementara kecepatan kereta dibatasi hingga 40km/jam. Sedangkan untuk jalur sebelahnya, sudah bisa dilintasi dengan kecepatan normal.

“Tadi tiga roda lokomotif anjlok, sehingga kita datangkan crane untuk evakuasi,” ujar Sigit. 


Lokomotif KA Menoreh berhasil dievakuasi dengan menggunakan crane. (Metrotvnews.com/A Rofahan)

Dia mengugkap pihaknya harus menerjunkan railway crane untuk mengevakuasi lokomotif. Sejumlah bantal rel pun mengalami kerusakan, sehingga harus diganti.

Kronologi KA Menoreh Tertemper Truk

KA Menoreh relasi Semarang Tawang - Pasar Senen tertemper truk tangki pengangkut air di perlintasan Desa Dompyong Kulon Kecamatan Gebang Cirebon, Rabu dini hari, 21 Januari 2026. Kasatlantas Polresta Cirebon, Kompol Mangku Anom Sutresno mengatakan, kecelakaan terjadi saat truk tangki mengalami mogok di tengah perlintasan.

Saat kendaraan belum berhasil dipindahkan, KA Menoreh melintas dengan kecepatan tinggi, membuat kecelakaan tidak bisa dihindari. Truk sempat terseret hingga jarak 500 meter dari lokasi kejadian. Bahkan, roda truk masih menempel pada bagian bawah lokomotif. 

“Truk tangki awalnya mogok di perlintasan, kemudian ditabrak KA Menoreh,” kata Anom.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)