Ancaman Karhutla Meningkat, Warga Aceh Barat Diimbau Pakai Masker

Kebakaran lahan di Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Foto: Istimewa

Ancaman Karhutla Meningkat, Warga Aceh Barat Diimbau Pakai Masker

Fajri Fatmawati • 22 January 2026 16:29

Aceh Barat: Warga Kabupaten Aceh Barat diimbau selalu menggunakan masker saat beraktivitas, terutama di luar ruangan. Imbauan ini diterapkan menyusul meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menimbulkan kabut asap di sejumlah wilayah.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas, khususnya di luar ruangan. Langkah sederhana ini sangat penting untuk melindungi kesehatan diri sendiri dan orang lain dari dampak buruk asap,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, Kamis, 22 Januari 2026.
 


Selain penggunaan masker, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan atau aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran. Apalagi, karhutla rawan terjadi di musim kemarau.

"Partikel asap lahan yang terbakar dapat berdampak serius bagi sistem pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya," ujar Yhogi.

Ia menegaskan pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam menekan risiko bencana. “Pencegahan lebih baik daripada penanganan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi Karhutla yang dapat merugikan banyak pihak,” jelas Yhogi.


Kebakaran lahan di Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Foto: Istimewa


Sebelumnya, karhutla di Kabupaten Aceh Barat terus meluas. Hingga Rabu, 21 Januari, luas areal yang terbakar telah mencapai 10 hektare, meliputi wilayah Gampong Lapang dan Gampong Suak Raya di Kecamatan Johan Pahlawan.

"Total lahan terbakar mencapai 10 hektare, dengan rincian 7 hektare di Gampong Suak Raya dan 3 hektare di Ujong Beurasok," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansya, Rabu, 21 Januari 2026.

Kebakaran pertama kali dilaporkan masyarakat pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu, petugas menemukan dua titik api di kawasan Jalan Ujong Beurasok, Gampong Lapang.

“Begitu menerima laporan, tim Pusdalops langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan analisis awal,” ujar Ronald.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)