QRIS Antarnegara Diakui Global, Terhubung ke 6 Negara

Ilustrasi. Foto: dok MI.

QRIS Antarnegara Diakui Global, Terhubung ke 6 Negara

Andika Fauzan Azhari • 28 September 2026 17:36

Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) berhasil meraih penghargaan internasional 50 in 5 Collaborative Award di Amerika Serikat. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan global terhadap sistem pembayaran digital Indonesia yang dinilai menjadi terobosan besar (breakthrough).

"Alhamdulillah di minggu kemarin kami menerima award untuk QRIS dari yang memberikan Amerika. Mereka menghargai QRIS itu adalah suatu breakthrough yang sangat baik untuk di sebuah negara," ujar Gubernur BI Destry Damayanti dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, 28 September 2026.

Destry menjelaskan penghargaan tersebut diberikan atas tiga keunggulan utama QRIS, yaitu aspek aksesibilitas (accessibility), inklusivitas (inclusivity), serta keterhubungan antarnegara (cross-border).

Sistem ini dinilai mampu membuka akses transaksi secara luas bagi individu maupun perusahaan di seluruh lapisan masyarakat.


Gubernur BI Destry Damayanti. Foto: tangkapan layar YouTube Metro TV.
 

 

Didominasi sektor UMKM


Dari sisi inklusivitas, Destry mencatat mayoritas pengguna QRIS di dalam negeri berasal dari kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini membuktikan QRIS sangat inklusif dalam menjangkau segmen masyarakat menengah ke bawah.

"Dari sekitar 46 sekian juta merchant, 96 persen itu adalah UMKM. Jadi itu inklusif sekali untuk ke segmen bawah," tambah Destry.

Selain kuat di pasar domestik, keberadaan QRIS juga terus meluas di tingkat internasional. Destry juga menambahkan saat ini layanan QRIS telah terhubung dan dapat digunakan di enam negara, serta akan terus dikembangkan ke depannya.

(Ade Hapsari Lestarini)