Michael Carrick. Dok manutd.com
MU Kembali Raih Hasil Buruk, Nasib Carrick di Ujung Tanduk?
Arga Sumantri • 26 October 2026 15:57
Jakarta: Juara 13 kali Premier League, Manchester United, kembali mencatat hasil kurang memuaskan dalam pekan kedelapan kompetisi Premier League 2026/2027. Tim asuhan Michael Carrick takluk 0-3 dari tamunya AFC Bournemouth di Old Trafford pada Minggu, 25 Oktober 2026.
Hasil kurang memuaskan ini membuat setan merah merosot ke peringkat 16 klasemen sementara liga Inggris. Rentetan hasil minor tersebut menambah catatan 8 pertandingan tanpa satupun kemenangan bagi tim asuhan Michael Carrick.
Gol pembuka tim tamu tercipta pada menit ke-38 melalui tendangan bebas yang diselesaikan secara klinis oleh Ryan. Lima menit berselang, giliran Marcus Tavernier yang sukses mencatatkan namanya di papan skor memanfaatkan kesalahan dari rapuhnya lini belakang tim tuan rumah.
Kemenangan AFC Bournemouth ditutup oleh gol Evanilson pada menit ke-73. Gol tersebut tercipta setelah ia dengan cermat memanfaatkan blunder fatal dari Senne Lammens yang gagal menyapu bola di luar kotak penalti.
Nasib Carrick di Ujung Tanduk
Menanggapi hasil buruk tersebut, juru taktik Manchester United Michael Carrick mengakui para pemainnya diselimuti rasa cemas dan tegang saat bertanding. Ia menyadari timnya sedang mengalami nasib buruk akibat cuaca buruk dan tren buruk akhir-akhir ini. Kendati, ia enggan menjadikannya alasan.“Anda bisa merasakan sedikit kecemasan, ketegangan, dan keraguan di lapangan. Kami bermain dengan niat terbaik untuk menang, tetapi permainan justru menjauh dari kami,” kata Carrick dilansir dari laman YouTube Manchester United, Senin, 26 Oktober 2026.
Pelatih asal Inggris tersebut juga merasa bertanggung jawab penuh memberikan hasil yang lebih baik kepada para pendukung.
Rentetan hasil negatif ini membuat posisinya di kursi kepelatihan semakin terancam dan memicu desakan pemecatan dari berbagai pihak.
Keputusan taktis Carrick untuk mencadangkan pemain kunci Bruno Fernandes turut memicu kritik tajam dari para penggemar. Tanpa kehadiran gelandang serang tersebut, aliran bola dan kreativitas lini depan United tampak buntu.
Mantan pemain Liverpool sekaligus pengamat sepak bola Jamie Carragher menilai Carrick sudah tidak mampu mengangkat mental bertanding tim. Pengamat tersebut menyarankan manajemen klub untuk segera mencari pelatih baru sebelum situasi pada musim ini semakin tidak terkendali.
Keterpurukan di awal musim membuat masa depan Michael Carrick di Old Trafford berada di ujung tanduk. Pihak manajemen kini dihadapkan pada desakan sebagian penggemar untuk segera mencari nakhoda baru demi membangkitkan mental bertanding tim.

Skuad Manchester Uniter. Foto: Dok Manchester United.
Bursa Calon Pengganti Carrick
Sejumlah nama yang disebut-sebut jadi calon pengganti Carrick bermunculan. Berdasarkan dari berbagai media olahraga terkemuka di Inggris, sejumlah nama pelatih kini mulai dikaitkan kuat untuk mengisi kursi panas di Stadion Old Trafford tersebut.1. Julian Nagelsmann
Nama pertama yang muncul ke permukaan bursa pelatih United ialah mantan Manajer Jerman Julian Nagelsman. Ia sempat merespons kabar tersebut dan menyatakan tertarik untuk melatih kembali setelah menukangi tim nasional Jerman.2. Antonio Conte
Kandidat kedua yang ramai diperbincangkan publik adalah mantan juru taktik Tottenham Hotspur Antonio Conte, dilansir dari La Repubblica, pelatih asal Italia tersebut tertarik untuk melatih klub kebanggaan kota Manchester tersebut.Pemilik lima kali juara Seria A itu dinilai layak oleh banyak penggemar, ditambah pengalamannya di Premier League saat menukangi Tottenham Hotspur dan Chelsea. Conte juga pernah mengukir tinta manis saat membawa Chelsea juara Premier League pada musim debutnya (2016–2017) dan meraih Piala FA pada musim berikutnya (2017–2018).
3. Kieran McKenna
Manajer Ipswich Town Kieran McKenna juga masuk dalam bursa pengganti Carrick. Seperti dilansir Manchester Evening News, mantan asisten pelatih Manchester United tersebut dipandang sangat memahami kultur klub sehingga dinilai sebagai opsi terbaik pengganti Carrick.Pengamat sepak bola asal Inggris Gary Neville memberikan pernyataan jika pemecatan memang perlu dilakukan dengan catatan melihat hasil pertandingan kedepan.
"Mereka telah sangat mengecewakan klub sepak bola ini, dan mereka berdua (Berrada dan Wilcox) kemungkinan akan mengambil keputusan yang membuat muak para penggemar Manchester United, tetapi hal itu mungkin memang diperlukan," ujar Gary Neville dikutip dari laman ESPN UK.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari petinggi klub terkait nasib Carrick maupun proses negosiasi dengan pelatih baru. Meski demikian, desakan kuat dari para penggemar atas tren buruk diprediksi akan segera mempercepat proses transisi di kursi kepelatihan.
(Adam Nur Fadhilah)