I Made Pajar Ariyana Sabet Medali Perak Surfing Asian Games 2026

Atlet selancar ombak Indonesia I Made Pajar Ariyani berfoto bersama medali perak seusai perlombaan final surfing shortboard putra di Tahara, Aichi, Jepang. Foto: Antara.

I Made Pajar Ariyana Sabet Medali Perak Surfing Asian Games 2026

Gabriella Thesa Widiari • 29 September 2026 15:17

Jepang: Atlet selancar ombak Indonesia I Made Pajar Ariyana berhasil meraih medali perak nomor shortboard putra pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ia mengamankan podium kedua setelah bertanding melawan wakil tuan rumah Kanoa Igarashi di Tahara, Aichi, Jepang, Selasa, 29 September 2026.

Pajar mengaku sangat bersyukur atas pencapaian gemilang yang diraihnya pada keikutsertaan perdana di pesta olahraga terbesar se-Asia ini.

“Bangga kepada diri sendiri, tentunya bangga untuk pertama kalinya ikut Asian Games lolos ke final,” kata Pajar, dilansir dari Antara, Selasa, 29 September 2026.

Ia menyebut kerja keras bersama jajaran tim pelatih sejak masa persiapan menjadi kunci utama di balik kondisi fisiknya yang prima.

“Dari awal kita latihan sama coach Dylan, sama coach Arya, sama coach Gabby, itu udah ngerasain sih feeling-nya dapat medali, karena badan fit,” ujar Pajar.

Dalam babak final, Pajar mengumpulkan total nilai 10,40 poin dari dua ombak terbaik yang masing-masing bernilai 5,17 dan 5,23 poin. Sementara itu, Kanoa Igarashi memastikan medali emas usai mencatatkan total 12,87 poin dari nilai ombak 6,67 dan 6,20 poin.


Atlet selancar ombak Indonesia I Made Pajar Ariyana disambut tim nasional surfing Indonesia seusai mengamankan tempat di babak final nomor shortboard putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Tahara, Aichi, Jepang. Foto: ANTARA/Arindra Meodia.

Pelatih kepala tim nasional surfing Indonesia, Arya Subyakto, menyebut anak asuhnya sebenarnya memiliki peluang besar untuk merebut emas sekaligus tiket otomatis ke Olimpiade.

“Ya tentu saja kita mengharapkan Pajar mendapat medali emas karena untuk surfing ini medali emas langsung mendapat tiket ke Olimpiade. Di final ini benar-benar ditentukan oleh keberuntungan, Kanoa lebih cermat memilih ombaknya," kata Arya.

Medali perak tersebut merupakan buah dari konsistensi penampilan Pajar sejak babak perempat final. Ia sebelumnya sukses menyingkirkan peselancar China Wu Shindong serta wakil Filipina Jayuard Alciso di babak semifinal.

(Gabriella Thesa Widiari)