Polisi Sebut Motif Begal Taksi Daring di Tangsel karena Ekonomi

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dari tangan tersangka berinisial AA di kawasan Terminal Rangkas Bitung, Lebak, Banten pada Kamis (8/10/2026). ANTARA/HO-Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Polisi Sebut Motif Begal Taksi Daring di Tangsel karena Ekonomi

Siti Yona Hukmana • 9 October 2026 15:37

Jakarta: Polda Metro Jaya mengungkap motif AA, 21 membegal seorang sopir taksi daring di Tangerang Selatan. Aksi kriminalitas itu dilakukan karena himpitan ekonomi dengan niat menjual mobil serta telepon seluler milik korban.

"Betul, mobilnya mau dijual. Telepon seluler (HP) korban juga mau dijual," kata Kepala Unit (Kanit) 2 Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya AKP Reza Arif saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Jumat, 9 Oktober 2026.

Reza menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi kejahatan jalanan atau begal tersebut. Terkait dengan akun pemesan taksi daring yang terdaftar atas nama seorang perempuan, Reza mengungkap itu adalah modus pelaku.

Pelaku secara acak menghampiri seorang perempuan di pinggir jalan dan meminta tolong untuk memesankan taksi daring. Pelaku dengan pemilik akun perempuan tersebut dipastikan tidak saling mengenal.

Ilustrasi penangkapan. Foto: Medcom.id.

Pihak kepolisian telah menyia barang bukti berupa kendaraan roda empat milik korban. Mobil tersebut ditemukan di lokasi yang berbeda dengan tempat penangkapan pelaku.

"Mobil ditemukan di daerah Pandeglang dengan posisi belum sempat terjual," ujar Reza..

Ditreskrimum Polda Metro Jaya melalui Subdit Jatanras menangkap pemuda, AA, 21 pada Kamis, 8 Oktober 2026. Ia diduga menjadi perampok atau pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap sopir taksi daring di Pamulang, Tangerang Selatan.

"Tim Opsnal Subdit Jatanras bergerak cepat setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pelaku berhasil kami amankan di sebuah warung kopi di kawasan Terminal Rangkas Bitung, Lebak, Banten pada Kamis (8/10) sore," kata Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim di Jakarta.

(Siti Yona Hukmana)