Lima Kabupaten/Kota di Papua Diselimuti Kabut Asap Karhutla

Kabut asap akibat kiriman asap karhutla dari PNG dan Provinsi Papua Selatan. ANTARA/Evarukdijati

Lima Kabupaten/Kota di Papua Diselimuti Kabut Asap Karhutla

Whisnu Mardiansyah • 16 October 2026 15:52

Jayapura: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua melaporkan lima dari sembilan kabupaten dan kota di wilayah tersebut terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Lima wilayah itu meliputi Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi, dan Kabupaten Kepulauan Yapen.

Sekretaris BPBD Papua, Supanto, mengatakan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah tersebut sebagian besar berasal dari luar daerah atau merupakan asap kiriman.

"Kabur asap yang terjadi di wilayah itu sebagian besar merupakan asap kiriman, seperti yang dialami Kota Jayapura," kata Supanto di Jayapura, seperti dilansir Antara, Jumat, 16 Oktober 2026.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura yang diterima BPBD, kabut asap di Kota Jayapura dan sekitarnya berasal dari wilayah utara Papua Nugini (PNG) serta Provinsi Papua Selatan.
 


Pergerakan angin dari kedua wilayah tersebut membawa asap hingga memasuki sejumlah kawasan di Papua dan menyebabkan kabut asap. Supanto mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah guna mengurangi paparan kabut asap.

"Masyarakat saat beraktivitas di luar rumah atau ruangan diimbau menggunakan masker," kata Supanto.


Ilustrasi penanganan karhutla. Foto: Dok. Antara.


Kabut asap yang menyelimuti Kota Jayapura dalam beberapa hari terakhir turut dirasakan warga. Martha, warga Dok V, Jayapura, mengaku mengalami gangguan berupa mata terasa perih dan sesak napas.

"Kami terpaksa menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah atau ruangan," kata Martha, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, di Jayapura.

Warga diimbau mengikuti arahan pemerintah daerah dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut.

(Whisnu M)