Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 10 Orang, Korban Dikhawatirkan Bertambah

Sedikitnya 10 orang tewas dalam tabrakan dua kereta cepat di Provinsi Toledo, Spanyol. (Anadolu Agency)

Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 10 Orang, Korban Dikhawatirkan Bertambah

Willy Haryono • 28 October 2026 16:57

Madrid: Sedikitnya 10 orang tewas dalam tabrakan dua kereta cepat di Spanyol bagian tengah pada Rabu, 28 Oktober 2026, dengan jumlah korban dikhawatirkan bertambah, menurut surat kabar El País yang mengutip sumber pemerintah.

Informasi awal dari Kementerian Transportasi menunjukkan kereta Renfe AVE menabrak bagian belakang kereta Iryo yang sedang berhenti. Menurut layanan darurat, dua gerbong tergelincir dari rel dan jatuh ke lereng.

Sumber pemerintah mengatakan kepada El País bahwa mereka khawatir kecelakaan tersebut dapat lebih parah daripada tragedi Adamuz, merujuk pada kecelakaan kereta cepat di Spanyol selatan pada Januari yang menewaskan 46 orang.

Kecelakaan pada Rabu terjadi di dekat Stasiun Urda, Provinsi Toledo, sekitar pukul 08.54 waktu setempat atau 07.54 GMT.

Operator infrastruktur perkeretaapian Adif mengatakan kedua kereta melayani rute Madrid-Seville. Layanan kereta yang menghubungkan Madrid, Ciudad Real, dan wilayah Andalusia dihentikan sementara.

Tim tanggap darurat, termasuk petugas pemadam kebakaran dan helikopter medis, dikerahkan ke lokasi kejadian. Pemerintah regional Castilla-La Mancha juga mengaktifkan rencana tanggap darurat.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez membatalkan agenda yang telah dijadwalkan untuk memantau penanganan darurat. Sementara itu, Presiden Regional Castilla-La Mancha Emiliano Garcia-Page mengatakan dirinya sedang menuju lokasi kecelakaan.

Sejumlah partai politik juga membatalkan kegiatan kampanye yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu.

Penyebab tabrakan masih diselidiki. Hingga laporan tersebut disampaikan, jumlah korban luka belum dapat dipastikan.

Baca juga: Tabrakan Dua Kereta di Spanyol Tewaskan 10 Orang, Puluhan Lain Terluka

(Willy Haryono)