Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Prabowo Tegaskan Petani Harus Paling Diuntungkan dari Program B50
Achmad Zulfikar Fazli • 9 July 2026 19:41
Karawang: Presiden Prabowo Subianto menegaskan petani harus paling merasakan manfaat dari kebijakan hilirisasi kelapa sawit melalui program biodiesel B50. Kebijakan tersebut harus bisa meningkatkan penghasilan petani.
"Kita akan berhasil bila petani-petani kita hidupnya lebih baik," kata Prabowo pada peluncuran Mandatory Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Karawang, Jawa Barat, dilansir dari Antara, Kamis, 9 Juli 2026.
Menurut dia, keberhasilan program B50 menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus memperbesar nilai tambah industri kelapa sawit.
Di sisi lain, Presiden ingin memastikan arah utama kebijakan tersebut tetap berpihak kepada petani. Tujuannya agar petani menjadi kelompok yang paling diuntungkan dan lebih sejahtera dari proses hilirisasi kelapa sawit.
Prabowo menegaskan dampak positif berbagai kebijakan pemerintah mulai dirasakan masyarakat di daerah. Berdasarkan laporan yang diterimanya, dari sejumlah provinsi, tingkat kesejahteraan petani menunjukkan tren peningkatan, yang tercermin dari naiknya daya beli.
"Saya juga dapat laporan dari berbagai provinsi bahwa petani-petani kita sekarang meningkat pembelian motor, pembelian mobil meningkat puluhan persen," kata Prabowo.
.jpg)
Biodiesel B50. Foto- dok Kementerian ESDM
Menurut Kepala Negara, peningkatan kesejahteraan petani juga terlihat dari semakin banyaknya petani yang mampu menunaikan ibadah umrah serta berkurban.
"Artinya mereka sekarang memiliki uang. Ini tujuan pembangunan kita, rakyat kita harus makmur," ujar Presiden Prabowo.
Prabowo menjelaskan pemerintah tidak akan pernah menerima kondisi rakyat Indonesia hidup miskin, sedangkan bangsa ini memiliki sumber daya alam yang melimpah.
Dia mengatakan seluruh kebijakan hilirisasi, termasuk pengembangan biodiesel berbasis sawit, diarahkan agar manfaat ekonominya kembali kepada masyarakat, terutama petani.
"Dan kita tidak boleh rendah diri. Kita tidak boleh menerima bahwa rakyat kita harus miskin. Kita negara yang kaya, rakyat kita juga harus menikmati kekayaan itu," ujar Presiden Prabowo.
Prabowo mengapresiasi peneliti, akademisi, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan biodiesel nasional. Dia mendorong agar inovasi terus dilakukan sehingga Indonesia mampu melangkah lebih jauh setelah keberhasilan implementasi B50.
"Saya sampaikan terima kasih para ilmuwan dari kampus-kampus. Teruskan pengkajian ini. Terima kasih Pertamina dan semua jajaranmu. Teruskan, jangan berhenti di B50, kalau bisa B60," ujar Prabowo.