Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI 2026 di Pullman Jakarta Central Park. Dokumentasi/ istimewa.
Domino Tak Lagi Sekadar Permainan, Kini Masuk Pembinaan Olahraga Nasional
Deny Irwanto • 21 May 2026 18:54
Jakarta: Olahraga domino memasuki babak baru dalam perjalanan pembinaan olahraga nasional setelah Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) resmi menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Keputusan tersebut diumumkan dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI 2026 di Pullman Jakarta Central Park, hari ini.
Pengakuan tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga domino di Indonesia yang selama ini tumbuh di tengah masyarakat dan kini mulai diarahkan menjadi cabang olahraga prestasi dengan sistem pembinaan yang lebih terstruktur.
"Dan secara resmi ORADO bisa menjadi anggota KONI Pusat, setuju,” kata Wakil Ketua Umum III Bidang Organisasi KONI Pusat, Andrie T.U. Soetarno, disambut tepuk tangan peserta Rakernas dan Musornaslub KONI 2026, Kamis, 21 Mei 2026.
Baca Juga :
Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB
Andrie menambahkan keberadaan ORADO di bawah KONI diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan atlet sekaligus membuka peluang olahraga domino berkembang hingga level nasional dan internasional.
.jpeg)
Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI 2026 di Pullman Jakarta Central Park. Dokumentasi/ istimewa.
Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menyebut pengakuan sebagai anggota KONI Pusat menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi yang tengah berkembang secara nasional.
“Ini bukan hanya pengakuan terhadap organisasi, tetapi juga bentuk kepercayaan bahwa olahraga domino memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai olahraga prestasi,” ujar Yooky.
Menurut dia, status sebagai anggota KONI Pusat akan menjadi pijakan bagi ORADO untuk memperkuat pembinaan atlet, memperluas struktur organisasi, serta meningkatkan kualitas kompetisi di berbagai daerah.
“Kami ingin membangun domino bukan sekadar permainan masyarakat, tetapi menjadi olahraga strategi yang memiliki sistem pembinaan berkelanjutan dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” katanya.
PB ORADO juga menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota sebagai bagian dari pengembangan olahraga domino secara nasional. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk menekuni domino sebagai olahraga kompetitif yang menjunjung sportivitas, strategi, dan ketekunan.
Bergabungnya ORADO ke dalam KONI Pusat menjadi sinyal bahwa olahraga berbasis strategi dan kecerdasan semakin mendapat tempat dalam sistem olahraga nasional. Domino yang selama ini dekat dengan kehidupan masyarakat kini mulai diarahkan menjadi bagian dari pembinaan olahraga prestasi Indonesia.