Kolaborasi Swasta Dukung Program MBG, Teknologi Jadi Kunci Akuntabilitas

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dokumentasi/ istimewa.

Kolaborasi Swasta Dukung Program MBG, Teknologi Jadi Kunci Akuntabilitas

Deny Irwanto • 20 April 2026 23:19

Jakarta: Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Grab–OVO yang sepenuhnya didanai oleh sektor swasta.

Nezar Patria meninjau langsung pelaksanaan program MBG Grab–OVO melalui kunjungan ke sekolah penerima manfaat, mitra UMKM yang terlibat, serta operasional Command Center MBG sebagai pusat pemantauan berbasis AI.

Peninjauan ini menyoroti peran teknologi dalam mendukung tata kelola program yang lebih akuntabel, aman, dan terukur dari hulu ke hilir.

"Dalam program seperti MBG, teknologi berperan penting bukan hanya untuk meningkatkan efisiensi, tetapi juga untuk memperkuat pengawasan, akuntabilitas, keamanan proses, serta mitigasi risiko secara lebih dini," kata Nezar dalam keterangan pers, Senin, 20 April 2026.

Grab–OVO menghadirkan Program MBG Swasta sebagai inisiatif tanggung jawab sosial (CSR) sektor swasta yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pelaksanaan program sebagai salah satu program strategis nasional.


Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dokumentasi/ istimewa.

Program ini dirancang sebagai model kontribusi sektor swasta yang melengkapi pelaksanaan MBG oleh pemerintah, dengan fokus pada keamanan pangan, tata kelola yang akuntabel, serta dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam implementasinya, program MBG Swasta dijalankan melalui kolaborasi lintas organisasi dan pemangku kepentingan.

Grab–OVO telah bekerja sama dengan berbagai organisasi dan yayasan, antara lain PP Muhammadiyah, Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU), Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB), Yayasan Benih Baik, Baja Perkasa Sentosa (Artha Graha Peduli Group), Yayasan Astra, GK Foundation, serta mitra lainnya.

Sementara Tirza Munusamy selaku Chief of Public A?airs, Grab Indonesia, mengatakan bagi mereka keamanan pangan bukan sekadar standar, tetapi soal tanggung jawab terhadap masa depan anak-anak.

"Sebagai inisiatif CSR yang dijalankan oleh sektor swasta, tanggung jawab kami bukan hanya memastikan makanan tersalurkan, tetapi juga memastikan prosesnya aman, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan," ungkapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)