Ilustrasi penumpang pesawat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Foto: Dok. Antara.
Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma Ditutup Lagi, Airnav: Langkah Mitigasi
Fachri Audhia Hafiez • 7 September 2026 09:46
Jakarta: AirNav Indonesia memperpanjang masa penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) pada Senin, 7 September 2026, hingga pukul 18.00 WIB. Hal ini ditegaskan dari mitigasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Penyesuaian periode penutupan tersebut merupakan langkah mitigasi untuk mendukung keselamatan penerbangan, dengan mempertimbangkan kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau," kata Executive Vice President (EVP) of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro dikutip melalui keterangan tertulis, Senin, 7 September 2026.
Berdasarkan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM), Bandara Soekarno-Hatta dinyatakan ditutup melalui NOTAM A3373/26 NOTAMR A3368/26 sejak pukul 08.28 WIB. Sementara itu, Bandara Halim Perdanakusuma ditutup berdasarkan NOTAM A3372/26 NOTAMR A3369/26 sejak pukul 08.16 WIB.
AirNav Indonesia memastikan pemantauan terhadap dinamika ruang udara dan pergerakan abu vulkanik terus dilakukan secara ketat. Informasi aeronautika terkini akan disampaikan secara berkala sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.

Ilustrasi penumpang pesawat di bandara. Foto: Dok. Antara.
Selain itu, koordinasi intensif terus dijalankan bersama seluruh pemangku kepentingan penerbangan untuk menjamin kelancaran arus informasi serta keamanan navigasi penerbangan nasional.