5 Cara Mudah Menabung Emas Crypto di Pintu

Berkat teknologi blockchain, kamu bisa memiliki emas dalam bentuk crypto melalui aplikasi investasi (Foto:Dok.Pintu.co.id)

5 Cara Mudah Menabung Emas Crypto di Pintu

Duta Erlangga • 12 February 2026 21:14

Jakarta: Sekarang ini emas menjadi aset investasi yang sedang naik daun. Hal itu disebabkan harganya yang terus melambung. Apalagi ditambah dengan kemajuan teknologi, maka kamu semakin mudah untuk melakukan investasi emas.

Menabung emas kini tidak lagi terbatas pada logam mulia fisik atau tabungan konvensional. Berkat teknologi blockchain, kamu bisa memiliki emas dalam bentuk crypto melalui aplikasi investasi. Salah satunya lewat Pintu yang menyediakan emas tokenisasi seperti XAUt dan PAXG. Metode ini praktis, fleksibel, serta cocok untuk pemula bermodal kecil.

Investasi emas selalu identik dengan keamanan dan kestabilan nilai. Namun, cara tradisional sering kali terasa kurang praktis karena kamu harus menyimpan emas fisik, menjaga keamanannya, serta datang langsung ke toko atau lembaga tertentu.

Oleh karena itu, banyak investor modern beralih ke emas digital yang lebih efisien. Meski begitu, memahami dasar emas tetap penting. Misalnya, kamu perlu tahu cara mengecek emas putih asli atau palsu, jika suatu saat ingin membeli emas fisik.

Selain itu, karena emas tokenisasi berbasis blockchain, kamu juga sebaiknya mempelajari cara trading crypto agar lebih paham mekanisme transaksi digital serta manajemen risikonya. Melalui aplikasi Pintu, kamu kini dapat menabung emas crypto dengan mudah menggunakan aset XAUt dan PAXG.

Keduanya merupakan token yang didukung emas fisik sungguhan. Dengan kata lain, setiap token memiliki cadangan emas nyata di brankas penyimpanan. Sistem ini membuat investasi terasa lebih aman sekaligus modern.

Lalu, bagaimana cara menabung emas crypto di Pintu? sebelum membahas caranya tentunya kamu harus memahami beberapa pengertian yang mungkin masih asing bagi investor pemula.
 


Apa Itu Emas Tokenisasi?


Sebelum masuk ke langkah teknis, kamu perlu memahami konsep emas tokenisasi terlebih dahulu. Emas tokenisasi adalah representasi emas fisik dalam bentuk token digital berbasis blockchain. Artinya, setiap token setara dengan sejumlah emas nyata, biasanya 1 token = 1 troy ounce emas.

Karena berbasis blockchain, transaksi menjadi transparan, cepat, dan bisa dilakukan kapan saja. Selain itu, kamu tidak perlu repot menyimpan emas batangan di rumah. Semua aset tersimpan secara digital dengan sistem keamanan berlapis.

Di Pintu sendiri, tersedia dua aset emas populer, yaitu XAUt (Tether Gold) dan PAXG (Pax Gold). Keduanya memiliki cadangan emas fisik yang diaudit secara berkala. Oleh sebab itu, nilainya cenderung mengikuti harga emas dunia.

Dengan sistem ini, maka kamu bisa membeli emas mulai dari nominal kecil, bahkan tanpa harus memiliki 1 gram penuh. Inilah yang membuat emas crypto sangat ramah untuk pemula.


Cara Menabung Emas Crypto di Pintu


1. Download dan Daftar Akun Pintu

Langkah pertama tentu mengunduh aplikasi Pintu melalui Google Play Store atau App Store. Setelah itu, lakukan pendaftaran menggunakan email atau nomor ponsel aktif.

Selanjutnya, selesaikan proses verifikasi identitas (KYC). Proses ini penting karena menjamin keamanan akun dan melindungi transaksi kamu. Biasanya, verifikasi hanya memerlukan foto KTP dan selfie. Setelah akun aktif, kamu sudah bisa mulai melakukan deposit dana.

2. Deposit Saldo Rupiah Secara Mudah

Setelah registrasi selesai, kamu perlu mengisi saldo rupiah. Pintu menyediakan berbagai metode pembayaran, seperti transfer bank, virtual account, maupun e-wallet. Proses deposit berlangsung cepat, bahkan sering kali instan. Dengan demikian, kamu perlu menunggu lama untuk mulai membeli emas crypto.

Selain itu, nominal deposit juga fleksibel. Kamu bisa memulai dari jumlah kecil sesuai kemampuan finansial. Strategi ini cocok untuk mengurangi risiko sekaligus melatih konsistensi menabung.
 
3. Beli Aset Emas Tokenisasi XAUt atau PAXG

Setelah saldo tersedia, buka menu market di aplikasi Pintu. Kemudian, cari aset XAUt atau PAXG. Kedua aset ini memiliki pergerakan harga yang mengikuti emas dunia. Karena itu, grafiknya relatif stabil dibanding crypto lain seperti Bitcoin atau Ethereum.

Stabilitas tersebut membuat emas tokenisasi cocok sebagai “safe haven” atau pelindung nilai. Selanjutnya, klik beli, masukkan nominal rupiah, lalu konfirmasi transaksi. Dalam hitungan detik, emas digital akan masuk ke portofolio kamu.

Menariknya, kamu tidak perlu membeli 1 token penuh. Kamu bisa membeli sebagian kecil saja. Jadi, modal terbatas tetap bisa mulai investasi.

4. Gunakan Fitur DCA (Dollar Cost Averaging)

Agar hasil investasi lebih optimal, gunakan fitur DCA (Dollar Cost Averaging) di Pintu. Fitur ini memungkinkan kamu membeli aset secara otomatis dan berkala.

Misalnya, kamu mengatur pembelian XAUt setiap minggu atau setiap bulan. Dengan cara ini, kamu tidak perlu menebak harga terbaik. Sistem akan membeli secara konsisten sesuai jadwal. Strategi DCA sangat efektif karena:
  • Mengurangi risiko beli di harga puncak
  • Membuat investasi lebih disiplin
  • Cocok untuk tabungan jangka panjang
  • Mengurangi stres memantau pasar setiap hari
Karena itu, banyak investor pemula maupun profesional memanfaatkan metode ini. Karena kamu tidak perlu dipusingkan dengan pergerakan harga dan melakukan analisa teknikal atau fundamental.

5. Pantau, Simpan, atau Jual Kapan Saja

Keunggulan emas crypto di Pintu adalah fleksibilitas tinggi. Kamu bisa memantau harga secara real-time langsung dari aplikasi. Selain itu, kamu dapat menjual kapan saja tanpa perlu datang ke toko fisik. Jika harga emas naik, kamu bisa mengambil keuntungan. Namun, jika ingin menyimpan jangka panjang, cukup biarkan aset tetap di dompet digital.

Selain praktis, proses jual beli juga cepat. Dana hasil penjualan langsung masuk ke saldo rupiah dan bisa ditarik ke rekening bank. Dengan demikian, likuiditas emas tokenisasi jauh lebih baik dibanding emas fisik.


Keuntungan Menabung Emas Crypto di Pintu


Ada beberapa alasan mengapa banyak orang mulai beralih ke emas crypto di Pintu:
  1. Praktis karena semua transaksi dilakukan dari smartphone.
  2. Aman karena berbasis blockchain dan dilengkapi keamanan berlapis.
  3. Fleksibel karena bisa beli mulai nominal kecil.
  4. Likuid karena mudah dijual kapan saja.
  5. Bisa dikombinasikan dengan aset crypto lain untuk diversifikasi.
Dengan kata lain, kamu mendapatkan manfaat emas sebagai aset investasi yang stabil dengan melakukan penyimpanan dengan teknologi blockchain yang aman dan modern.

Dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa menabung emas kini tidak lagi ribet. Melalui Pintu, kamu bisa berinvestasi emas crypto seperti XAUt dan PAXG secara mudah, aman, serta fleksibel. Cukup daftar akun, deposit dana, beli aset, lalu manfaatkan fitur DCA agar investasi berjalan otomatis.

Karena itu, metode ini sangat cocok untuk pemula yang ingin menabung emas tanpa repot menyimpan fisik. Mulailah dari nominal kecil, lakukan secara rutin, dan biarkan waktu membantu pertumbuhan aset kamu. Dengan langkah konsisten, emas crypto bisa menjadi fondasi keuangan yang kuat di masa depan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Rosa Anggreati)